Bandar Lampung, IDN Times - Kelahiran dua anak harimau sumatra di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung tak lepas dari proses panjang dan penuh tantangan. Pasangan induk, Kiyai Batua (jantan) dan Sinta (betina) sama-sama memiliki keterbatasan fisik.
Zoo Manager LK Lembah Hijau Lampung, Rasyid Ibransyah mengatakan, Batua mengalami cacat pada kaki depan sebelah kanan. Sementara Sinta memiliki keterbatasan pada kaki belakang sebelah kanan. Kondisi tersebut membuat proses perkawinan tidak bisa dilakukan secara instan.
“Pengenalan antara keduanya itu ada proses sekitar dua bulan. Awalnya hanya mengenal bau, belum secara fisik. Setelah itu baru dikenalkan secara visual tapi masih dipisahkan kandang,” ujarnya diminati keterangan, Senin (4/5/2026).
