Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemudik Asal Riau Ketiduran di Bus, Bangun-bangun Sudah di Bakauheni
Potret Rudy dan sang istri setibanya di Bakauheni. (Dok. Polres Lampung Selatan).
  • Seorang pemudik asal Riau bernama Rudy dan istrinya tertidur di bus hingga melewati tujuan mereka, terbangun saat sudah tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
  • Dalam kondisi bingung, pasangan tersebut mencari bantuan dan menemukan Pos Pelayanan Terpadu yang disiagakan untuk membantu para pemudik selama arus mudik Lebaran.
  • Petugas posko sigap menenangkan serta mengarahkan Rudy dan istrinya untuk kembali naik bus menuju Blitang, Sumatra Selatan, sehingga keduanya bisa melanjutkan perjalanan dengan tenang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada bapak namanya Pak Rudy dari Riau. Dia naik bus sama istrinya mau ke Blitang. Tapi mereka capek dan ketiduran lama sekali di bus. Pas bangun, eh sudah sampai jauh di Bakauheni. Mereka bingung banget, tapi ada polisi baik yang bantu kasih tahu jalan pulang lagi ke tempat yang benar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Kisah unik mewarnai arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Seorang pemudik asal Riau, Rudy (48) bersama sang istri justru “kebablasan” hingga ke ujung Pulau Sumatra setelah tertidur pulas di dalam bus yang mereka tumpangi.

Rudy awalnya berangkat dari Riau dengan tujuan Blitang, Sumatra Selatan. Namun perjalanan panjang membuat keduanya kelelahan dan tertidur cukup lama di dalam bus.

Alih-alih terbangun di tujuan, Rudy justru tersadar saat kendaraan sudah tiba di kawasan Pelabuhan Bakauheni, okasi yang jelas telah melewati rute seharusnya. “Kaget, pas bangun sudah di Bakauheni. Bingung juga harus bagaimana,” ujar Rudy sambil tersenyum, Rabu (18/3/2026).

1. Turun bus dalam kondisi bingung

Ilustrasi masyarakat naik bus mudik lebaran di Termin Mandalika, Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Setelah menyadari telah melewati tujuan, Rudy dan istrinya langsung turun dari bus. Dalam kondisi kebingungan, keduanya mencoba mencari bantuan di sekitar area pelabuhan. Beruntung, mereka menemukan Pos Pelayanan (Posyan) Terpadu yang memang disiagakan untuk membantu para pemudik selama arus mudik Lebaran.

“Terima kasih pak polisi atas bantuannya. Kalau tidak dibantu dan diarahkan, ya tidak tahu harus bagaimana,” ucapnya.

2. Petugas sigap bantu arahkan perjalanan

Ilustrasi pemudik (www.unsplash.com/Iwona Castiello d'Antonio)

Petugas berjaga di Posyan langsung merespons cepat. Mereka menenangkan Rudy dan istrinya, sekaligus menggali informasi terkait tujuan perjalanan pasangan tersebut.

“Kami mau ke Blitang, Oku, Sumsel tapi karena lelah terus tidur di bus. Bangun sudah di Bakauheni,” katanya.

Pascamengetahui kronologinya, petugas segera mencarikan solusi agar keduanya bisa kembali ke jalur yang benar sesuai arah tujuan ke kampung halaman keduanya.

3. Diarahkan kembali naik bus ke tujuan

Ilustrasi pemudik.google

Tak butuh waktu lama, petugas Posyan membantu mengarahkan Rudy untuk kembali naik bus dengan rute menuju Blitang. Mereka juga memberikan informasi lengkap terkait perjalanan lanjutan yang harus ditempuh.

Rudy mengaku pelayanan petugas di posko pelayanan setempat sangat membantu dan membuat dirinya tidak panik meski sempat salah tujuan. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Petugasnya ramah, membantu sekali,” imbuhnya.

Editorial Team