Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pangkalan LPG Terbakar di Bandar Lampung, Ada Korban Luka Bakar
Pangkalan Gas LPG yang terbakar di Bandar Lampung. (IDN Times/Damkarmat Bandar Lampung)
  • Kebakaran melanda pangkalan gas LPG di Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, Jumat malam, dengan 39 personel Damkarmat dikerahkan dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.50 WIB.
  • Kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada bangunan permanen seluas 400 meter persegi, namun penyebab pastinya masih diselidiki oleh pihak berwenang.
  • Satu orang mengalami luka bakar 50 persen dan dirawat intensif di RS Abdul Moeloek, sementara total kerugian ditaksir mencapai Rp140 juta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kebakaran terjadi di pangkalan gas LPG yang menghanguskan bangunan permanen seluas sekitar 400 meter persegi dan menyebabkan satu orang mengalami luka bakar serius.
  • Who?
    Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, bersama 39 personel Pleton C melakukan pemadaman; satu korban luka bakar dirawat di RS Abdul Moeloek.
  • Where?
    Peristiwa berlangsung di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.
  • When?
    Kebakaran terjadi Jumat malam, 20 Februari 2026. Laporan diterima pukul 22.56 WIB dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 00.50 WIB.
  • Why?
    Berdasarkan keterangan pengelola pangkalan, kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari termis luar. Namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
  • How?
    Sembilan unit mobil pemadam dikerahkan dari beberapa pos siaga. Pemadaman dilakukan selama hampir dua jam menggunakan 17 tangki air hingga api benar-benar padam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN TimesKebakaran melanda pangkalan gas LPG di Jalan Sultan Agung Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Jumat (20/2/2026) malam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan laporan kebakaran diterima Mako Tendean pada pukul 22.56 WIB.

"Sebanyak sembilan unit mobil pemadam langsung dikerahkan dari sejumlah pos siaga. Unit pertama, Karba 019 dari Pos Siaga Way Halim, tiba di lokasi pada pukul 23.00 WIB atau empat menit setelah laporan diterima," ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Ia menyampaikan total 39 personel Pleton C diterjunkan dalam proses pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 00.50 WIB setelah menghabiskan 17 tangki air.

1. Diduga akibat korsleting listrik

Ilustrasi listrik. (Pixabay)

Anthoni mengungkapkan, objek yang terbakar merupakan bangunan permanen seluas kurang lebih 400 meter persegi yang digunakan sebagai pangkalan gas LPG.

"Berdasarkan keterangan dari pengelola pangkalan, kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari termis luar. Api cepat merambat ke berbagai sisi ruangan hingga membesar dan menghanguskan bangunan," ungkapnya.

Meski demikian, Anthoni menyampaikan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

2. Kerugian capai Rp140 juta

Pangkalan gas LPG yang terbakar di Bandar Lampung. (IDN Times/Damkarmat Bandar Lampung)

Imbas kejadian tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Sementara pengelola pangkalan merugi sekitar Rp40 juta.

Selain itu, sejumlah aset berhasil diamankan, antara lain satu unit mobil Mitsubishi Fuso truk pengangkut gas, satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe, serta emas seberat 25 gram.

"Sebanyak tiga warga yang tinggal di bangunan tersebut berhasil diselamatkan dalam kebakaran ini," jelas Anthoni.

3. Satu korban luka bakar 50 persen

Pangkalan gas LPG yang terbakar di Bandar Lampung. (IDN Times/Damkarmat Bandar Lampung)

Anthoni membeberkan dalam peristiwa tersebut, satu orang mengalami luka bakar sekitar 50 persen dan dirawat di RS Abdul Moeloek. "korban saat ini mendapatkan perawatan intensif," bebernya.

Damkarmat Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama di bangunan yang menyimpan bahan mudah terbakar seperti gas LPG, guna mencegah kejadian serupa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team