Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi gelombang tinggi (commons.wikimedia.org/Luis Ascenso)
ilustrasi gelombang tinggi (commons.wikimedia.org/Luis Ascenso)

Intinya sih...

  • Gelombang 1,25-4 meter di Teluk Lampung

  • Imbau masyarakat pesisir dan aktivitas pelayaran tetap waspada

  • Prakiraan cuaca hari ini potensi hujan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas IV Panjang kembali mengumumkan peringatan dini tinggi gelombang air laut mencapai empat meter di wilayah sejumlah perairan Provinsi Lampung.

Berdasarkan informasi diterima IDN Times, peringatan gelombang tinggi air laut kali ini berlaku mulai Selasa (20/1/2026) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (23/1/2026) pukul 07.00 WIB. Ketinggian air laut diprediksi mulai 1,25 hingga 4 meter.

"Iya, BMKG mencatat pola angin di wilayah perairan Lampung umumnya bergerak dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar 2-30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan Lampung, dan Perairan Teluk Lampung bagian Selatan," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Panjang, Amalia Khoirunnisa dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

1. Gelombang 1,25-4 meter di Teluk Lampung

Ilustrasi gelombang tinggi (IDN Times/Mardya Shakti)

Amalia menjelaskan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Teluk Lampung bagian Selatan dan Perairan Teluk Lampung bagian Utara. Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.

Sementara itu, gelombang lebih tinggi 2,5 hingga 4 meter diprediksi terjadi di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan Lampung. Kondisi itu berpotensi membahayakan perahu nelayan, kapal tongkang, hingga kapal feri, terutama saat kecepatan angin meningkat dan gelombang mencapai puncaknya.

"Tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai hingga 4 meter kali ini berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran," katanya.

2. Imbau masyarakat pesisir dan aktivitas pelayaran tetap waspada

Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Seiring informasi peringatan dini tersebut, Amalia menyampaikan, BMKG mengimbau seluruh pengguna jasa kelautan, termasuk nelayan dan operator kapal, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan aktivitas pelayaran dengan kondisi cuaca terkini.

“Perahu nelayan diimbau tidak melaut saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara kapal tongkang dan feri agar waspada jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter,” ingatnya.

Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran turut diharapkan terus memantau informasi cuaca maritim terbaru. "Dapatkan perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, untuk mengantisipasi potensi risiko di laut," tambah dia.

3. Prakiraan cuaca hari ini potensi hujan

Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Mardya Shakti)

Merujuk laman resmi BMKG, prakiraan cuaca Provinsi Lampung Senin, 19 Januari 2026.

Pagi hari: Diprakirakan Berawan. Berpotensi hujan di wilayah Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Timur, Metro, Tulang Bawang Barat, Pesisir Barat.

Siang-sore hari: Diprakirakan potensi hujan meluas ke sebagian besar wilayah Lampung.

Malam hari: Diprakirakan Berawan. Berpotensi hujan di wilayah Mesuji, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Timur, Metro, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Kota Bandar Lampung, Pesawaran, Lampung Selatan, Pesisir Barat.

Dini hari: Diprakirakan Berawan. Berpotensi hujan di wilayah Way Kanan, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Lampung Tengah, dan Pesisir Barat .

Editorial Team