Bandar Lampung, IDN Times — Lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali menembus angka lebih dari 100 juta orang secara nasional. Besarnya pergerakan ini menjadikan momentum mudik sebagai ujian tahunan bagi sistem transportasi nasional, terutama bagi daerah strategis seperti Lampung yang menjadi gerbang utama Pulau Sumatera.
Dosen Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung (UBL), Aditya Mahatidanar Hidayat menilai kesiapan infrastruktur fisik saja tidak cukup untuk menjamin kelancaran arus mudik tahun ini. Menurutnya, Lampung memegang posisi sangat strategis karena menjadi pintu masuk kendaraan dari Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni.
'Pada periode puncak, puluhan ribu kendaraan keluar dari pelabuhan setiap hari dan langsung masuk ke jaringan jalan darat menuju berbagai wilayah di Sumatera. Ini menjadikan Lampung sebagai salah satu titik kritis transportasi nasional,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
