Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mudik Lebaran 2026, Bandara Radin Inten II Layani 5.288 Penumpang
Suasana di Bandara Internasional Raden Inten ll Lampung. (Dok. Bandara Internasional Raden Inten ll Lampung)
  • Bandara Internasional Radin Inten II Lampung melayani 5.288 penumpang selama Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026, menunjukkan peningkatan sekitar satu persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Tercatat 35 pergerakan pesawat dengan tambahan 12 penerbangan ekstra menuju Cengkareng dan Batam untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, dengan puncak arus mudik terjadi pada 19 Maret 2026.
  • Pihak bandara berkoordinasi dengan berbagai instansi guna menjaga kelancaran operasional, keamanan, dan keselamatan penerbangan selama masa mudik hingga arus balik Lebaran 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang pergi naik pesawat di Bandara Radin Inten II Lampung waktu mudik Lebaran 2026. Ada lebih dari lima ribu orang yang terbang, katanya Bu Kiki yang kerja di sana. Pesawatnya juga banyak, bahkan ada penerbangan tambahan ke Cengkareng dan Batam. Semua petugas kerja keras supaya bandara tetap aman dan lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times – Bandara Internasional Radin Inten II Lampung mencatat ribuan pergerakan penumpang selama sepekan pelaksanaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah.

General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan, sebanyak 5.288 penumpang dilayani. Jumlah tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi menjelang Idul Fitri 2026.

“Peningkatan jumlah penumpang yang diikuti dengan bertambahnya pergerakan pesawat, termasuk penerbangan ekstra, telah kami antisipasi melalui kesiapan infrastruktur, fasilitas, serta personel bandara,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

1. Naik satu persen

Suasana di Bandara Internasional Raden Inten ll Lampung. (Dok. Bandara Internasional Raden Inten ll Lampung)

Kiki menjelaskan, jumlah penumpang tersebut meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 5.288 penumpang.

"Puncak arus mudik tercatat pada H-2 Idul Fitri atau 19 Maret 2026, dengan total 5.323 penumpang dalam satu hari," ujarnya.

2. Ada 12 penerbangan tambahan

Suasana di Bandara Internasional Raden Inten ll Lampung. (Dok. Bandara Internasional Raden Inten ll Lampung)

Selain peningkatan penumpang, bandara juga mencatat 35 pergerakan pesawat selama periode posko. Namun jumlah tersebut turun sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 41 pergerakan pesawat.

Kiki menjelaskan, untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, pihak bandara juga mengoperasikan 12 penerbangan tambahan (extra flight) dengan rute menuju Cengkareng dan Batam.

"Puncak pergerakan pesawat juga terjadi pada 19 Maret 2026, dengan total 35 pergerakan pesawat dalam satu hari," jelasnya.

3. Bandara pastikan operasional berjalan lancar

Suasana di Bandara Internasional Raden Inten ll Lampung. (Dok. Bandara Internasional Raden Inten ll Lampung)

Kiki menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan operasional bandara tetap berjalan optimal selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan bagi seluruh pengguna jasa.

“Fokus kami memastikan kelancaran operasional, melayani pengguna jasa dengan sepenuh hati, serta menjaga aspek keamanan dan keselamatan penerbangan selama periode arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026,” ujarnya.

Ia juga optimistis Bandara Internasional Radin Inten II sebagai pintu gerbang udara Provinsi Lampung dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan udara untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team