Bandar Lampung, IDN Times - Sebanyak 29 perlintasan liar di berbagai titik wilayah operasional Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang telah ditutup sepanjang 2025. Langkah ini sebagai upaya menekan potensi kecelakaan di jalur kereta api.
Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari mengatakan, penutupan perlintasan liar merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan aspek keselamatan, mengingat perlintasan yang tidak resmi umumnya tidak dilengkapi dengan rambu, penjagaan, maupun sistem pengamanan memadai.
"Kondisi ini menjadikan perlintasan liar sebagai titik rawan terjadinya kecelakaan antara perjalanan kereta api dengan pengguna jalan. Selama tahun kemarin, total ada 25 perlintasan liar ditutup," ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
