Bandar Lampung, IDN Times - Korban mahasiswa Universitas Lampung (Unila), Pratama Wijaya Kusuma meninggal dunia akibat aksi penganiayaan dan kekerasan saat mengikuti pendidikan dasar Mahasiswa Ekonomi Pencinta Lingkungan (Mahepel) sempat mendapatkan ancaman pembunuhan.
Ibu korban Pratama, Wirnawani (40) mengatakan, ancaman pembunuhan tersebut diutarakan sang putra saat memohon kepada dirinya agar tidak melaporkan peristiwa dialaminya saat mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) tersebut.
"Dia sempat nolak saya bawa ke rumah sakit, katanya 'nanti ketahuan karena saya diancam mama, nanti diancam kita pulang aja, diem mama jangan ngomong-ngomong kalau mama sayang Udo (panggilan kakak bagi suku Lampung)," ujarnya dimintai keterangan usai melaporkan peristiwa ke Mapolda Lampung, Selasa (3/6/2025).