ilustrasi IOT Internet Of Things (istockphoto.com/miaklevy)
Achmad Ma’rufi menjelaskan, perangkat ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat pemrosesan data dan modul SIM800L untuk konektivitas seluler. Dengan sistem tersebut, pengiriman data dapat dilakukan tanpa bergantung pada jaringan Wi-Fi, sehingga lebih fleksibel digunakan di wilayah pedesaan.
“Alat ini dirancang multifungsi. Bisa digunakan untuk memantau pH kolam ikan agar ikan tidak stres, mengukur ketinggian air sawah, serta memantau air sumur warga. Pengguna dapat memilih mode Sawah, Kolam, Sumur, atau Kalibrasi melalui tombol fisik pada perangkat tanpa perlu pengaturan teknis rumit,” ujar Achmad.
Data pemantauan ditampilkan melalui aplikasi AgriSense dan dashboard web dapat diakses melalui ponsel pintar. Selain parameter utama, sistem juga menampilkan informasi pendukung seperti kapasitas baterai dan sisa kuota internet untuk membantu perawatan perangkat secara berkala.