Bandar Lampung, IDN Times - Permintaan sekolah agar murid meminjamkan laptop untuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menuai sorotan. Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Lampung mengingatkan, keterbatasan sarana tidak boleh berujung pada beban baru bagi siswa dan orang tua.
Kepala Perwakilan Ombudsman Lampung, Nur Rakhman Yusuf, mengatakan, pihaknya menerima informasi adanya wali murid yang terpaksa menyewa bahkan mencari pinjaman laptop demi anaknya bisa ikut TKA.
“Ada wali murid yang tidak mampu dan tidak memiliki laptop, akhirnya harus mencari sewaan atau pinjaman. Ini yang jadi perhatian kami,” kata Nur Rakhman Yusuf, Rabu (4/3/2026).
