Bandar Lampung, IDN Times - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, menyatakan Provinsi Lampung merupakan lumbung pangan sekaligus sentra perkebunan, peternakan, dan perikanan nasional. Banyak komoditas Lampung berada di papan atas nasional.
Contohnya, peringkat pertama untuk ubi kayu, nanas, dan lada; peringkat kedua untuk pisang dan tebu; serta peringkat ketiga untuk kambing. Fondasi ini merupakan modal awal yang kuat untuk hilirisasi agroindustri.
Namun menurut Bimo, ada tantangan produk-produk unggulan di Lampung sebagian besar belum terhilirisasi. Oleh karenanya, terdapat tiga pilar strategis untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Lampung yang inklusif dan berkelanjutan, yaitu fondasi, akselerator, dan enabler.
