Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kebakaran lahan kosong 20 hektare di Jalan Wala Utama, Kampung Ganepo Rt 10 Lk 1, Kelurahan Waylaga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Kebakaran lahan kosong 20 hektare di Jalan Wala Utama, Kampung Ganepo Rt 10 Lk 1, Kelurahan Waylaga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Bandar Lampung, IDN Times - Kebakaran hebat melanda lahan kosong seluas 30 hektare di Jalan Wala Utama, Kampung Ganepo Rt 10 Lk 1, Kelurahan Waylaga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. Insiden itu berlangsung mulai 14.00 - 20.35 WIB, Jumat (1/9/2023).

Lurah Waylaga, Muhadi mengatakan, peristiwa kebakaran itu diketahui warga setempat sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung dilaporkan ke pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkot Bandar Lampung.

"Kejadian dari jam 3 sore diketahui warga, kemungkinan kebakaran dari jam 2. Saya langsung telepon pihak pemadam dan Kecamatan Sukabumi, sampai sekarang masih berlangsung proses pemadaman titik-titik apinya," ujarnya, Jumat (1/9/2023).

1. Dipicu musim kemarau

Kebakaran lahan kosong 20 hektare di Jalan Wala Utama, Kampung Ganepo Rt 10 Lk 1, Kelurahan Waylaga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung.

Dikatakan Muhadi, pokok terbakar merupakan lahan kosong dipenuhi rumput alang-alang milik perusahaan swasta seluas 30 hektare. Ia menduga sumber api kebakaran dipicu akibat musim kemarau.

"Kalau api kita tidak bisa kita prediksi, apalagi memang musim kemarau. Jadi mungkin memang sinar matahari yang kelewatan panas," ucapnya.

Dalam poses pemadaman api, petugas Damkar turut dibantu pihak kelurahan bersama-sama warga setempat. "Petugas pemadam tadi sigap tanggap, kami dari kelurahan Linmas dan RT bersama warga saling bahu membahu," sambung Muhtadi.

2. Pemadaman terkendala akses hingga angin kencang

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpas) Dinas Damkar Pemkot Bandar Lampung, Heliansyah saat dimintai keterangan. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpas) Dinas Damkar Pemkot Bandar Lampung, Heliansyah membenarkan ihwal peristiwa tersebut. Menurutnya, pemadaman lahan setempat berlangsung selama 5 jam lebih mulai 15.10 sampai 20.35 WIB.

"Laporan kejadian masuk sekitar jam 3 tadi, dengan menerjunkan 7 unit mobil dan 30 personel Damkar menghabiskan sekitar 11 tangki," ucapnya.

Menurutnya, akses menuju lokasi kebakaran dan keterbatasan sumber air jadi kendala proses pemadaman api di lokasi setempat. "Untuk kesulitannya lahan ini di pagar pemiliknya tidak ketemu, angin juga kecang. Kita kekurangan sumber air juga di sini," tambah dia.

3. Sumber api belum dipastikan

Ilustrasi kebakaran hutan di Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Ihwal sumber api, Heliansyah menyebutkan, pihak masih berlum dapat memastikan hal tersebut. Petugas hingga detik ini masih fokus melakukan pendinginan, agar api tidak lagi menjalar.

"Pokok yang terbakar ilalang lahan kosong, sedang kita upayakan pemadaman dan pendinginan," tandas dia.

Editorial Team