Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260210_120445.jpg
Tangkap layar peristiwa minibus Suzuki Carry terjun bebas ke sungai saat melintas di jembatan gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Tanggamus. (Dok. IDN Times).

Intinya sih...

  • Besi penyangga jembatan gantung diduga patah, menyebabkan minibus terjun ke sungai

  • Dua korban luka berat alami patah tulang bahu dan dirawat di rumah sakit

  • Polisi mulai selidik insiden kecelakaan, melakukan serangkaian kegiatan olah tempat kejadian perkara

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tanggamus, IDN Times – Kecelakaan minibus rombongan emak-emak kondangan terjun bebas ke sungai di Kabupaten Tanggamus mengakibatkan 18 orang penumpang menjadi korban, dua di antara mengalami luka berat.

Insiden kecelakaan tunggal akibat ambrolnya jembatan gantung tersebut terjadi di Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Ya, minibus Suzuki Carry warna biru dikemudikan Asadin (48) ini mengangkut 15 orang dewasa dan tiga balita usai menghadiri kondangan di wilayah Kecamatan Gisting," ujar Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).

1. Besi penyangga jembatan gantung diduga patah

Tangkap layar peristiwa minibus Suzuki Carry terjun bebas ke sungai saat melintas di jembatan gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Tanggamus. (Dok. IDN Times).

Ihwal kronologi kejadian, Rahmad mengungkapkan, kendaraan bernomor polisi BE 1058 UU diketahui melintas dari wilayah Kecamatan Gisting hendak pulang ke Dusun Jati Agung, Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung.

Setibanya di lokasi jembatan gantung sekitar pukul 17.30 WIB, tiba-tiba tali jembatan kendur hingga mengakibatkan posisi jembatan mengalami kemiringan miring mengakibatkan kendaraan minibus tersebut jatuh ke dalam sungai.

"Hasil identifikasi, besi penyangga diduga patah sehingga jembatan miring. Kendaraan kehilangan keseimbangan dan jatuh ke sungai,” ungkap Rahmad.

2. Dua korban luka berat alami patah tulang bahu

ilustrasi pasien rumah sakit (vecteezy.com/Thanongsak Sukjai)

Akibat kejadian tersebut, Rahmad melanjutkan, petugas kepolisian mencatat sebanyak 16 penumpang mengalami luka ringan dan telah kembali ke rumah masing-masing. Sementara dua korban luka berat lainnya harus mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Kedua korban tersebut atas nama Tumiyem (71) dirawat di RS Surya Asih, Kabupaten Pringsewu dan Sutiyah (60) dirujuk ke RS Urip Sumoharjo, Kota Bandar Lampung.

"Dua korban luka berat ini diduga mengalami patah tulang pada bagian bahu, akibat benturan terjadi saat mobil minibus ini mengalami tercebur ke sungai," ungkapnya.

3. Polisi mulai selidik insiden kecelakaan

Tangkap layar peristiwa minibus Suzuki Carry terjun bebas ke sungai saat melintas di jembatan gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Tanggamus. (Dok. IDN Times).

Rahmad menambahkan, polisi telah melakukan serangkaian kegiatan olat tempat kejadian perkara (TKP), mulai dari pemeriksaan lokasi hingga mengumpulkan bahan keterangan saksi-saksi.

Termasuk mengamankan area jembatan sementara waktu yang mengalami kemiringan ekstrem untuk mencegah kejadian serupa, terlebih dilintasi masyarakat sekitar.

“Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait. Situasi saat ini aman dan kondusif,” imbuh Kapolres.

Editorial Team