Bandar Lampung, IDN Times - Polemik tata niaga dan harga singkong yang sempat merugikan petani, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menawarkan satu solusi konkret hilirisasi lewat teknologi Modified Cassava Flour (Mocaf).
Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA), I Nyoman Pugeg Aryantha mengatakan persoalan singkong di Lampung bukan semata soal harga di tingkat pabrik, tetapi karena minimnya diversifikasi dan hilirisasi produk. Selama ini, petani terlalu bergantung pada industri besar, sehingga saat serapan terganggu, harga langsung jatuh.
“Singkong memiliki nilai ekonomi strategis jika ditangani dengan tepat. Kita perlu tumbuhkan industri kecil dan menengah yang fokus pada hilirisasi,” ujarnya, saat pelatihan membuat Mocaf di Aula GKU 1 ITERA, Rabu (4/3/2026).
