Bandar Lampung, IDN Times -Konflik manusia dan gajah di Kabupaten Lampung Timur sudah berlangsung puluhan tahun. Namun, hingga kini belum ada solusi nyata agar gajah-gajah tersebut tidak merusak perkebunan warga.
Lokasi menjadi titik penyerangan gajah tak menentu, namun 40 persen berada di Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur. Terutama pada dusun 4,5, dan 6.
Menurut Sugiyanto, penduduk Desa Tegal Yoso, serangan gajah itu disebabkan perambahan hutan. Akibatnya, habitat gajah terganggu dan mereka pun keluar hutan untuk mencari makan.
"Dulunya mereka gak nyerang. Sekarang-sekarang aja mereka nyerang karena orang-orangnya pada merambah hutan," kata Sugiyanto kepada IDN Times, Jumat (27/8/2021).
