ilustrasi membuat lamaran kerja via email (pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA)
Ketika belum mendapat pekerjaan, kamu mungkin merasa belum melakukan sesuatu yang berarti. Padahal, memperbaiki CV, menyelesaikan kursus, mempelajari keterampilan baru, atau berhasil melewati wawancara merupakan bagian dari proses berkembang.
Belajarlah menghargai kemajuan kecil tersebut. Kamu tidak harus menunggu mendapatkan pekerjaan untuk merasa bangga terhadap dirimu sendiri.
Jika merasa lelah, izinkan dirimu beristirahat tanpa terus-menerus menyalahkan diri sendiri. Istirahat bukan berarti menyerah, melainkan memberikan kesempatan kepada tubuh dan pikiran untuk kembali pulih.
Namun, apabila kecemasan berlangsung terus-menerus hingga mengganggu tidur, aktivitas sehari-hari, atau membuatmu sulit menjalani kehidupan, pertimbangkan untuk mencari bantuan psikolog atau tenaga profesional kesehatan mental.
Mengirim banyak lamaran kerja tanpa mendapat kepastian memang bisa menguras energi dan emosi. Ada kalanya kamu merasa tertinggal, kehilangan kepercayaan diri, bahkan mempertanyakan kemampuan sendiri. Namun, jangan biarkan masa sulit ini membuatmu melupakan nilai dirimu.
Ingat, belum mendapatkan pekerjaan bukan berarti kamu gagal dalam hidup. Perjalanan karier setiap orang berbeda. Ada yang mendapatkan pekerjaan dengan cepat, ada pula yang harus melewati banyak penolakan sebelum menemukan tempat yang tepat.
Tetaplah berusaha, evaluasi langkah yang bisa diperbaiki, dan berikan waktu bagi dirimu untuk beristirahat. Kamu tidak harus menyelesaikan semua persoalan hari ini. Cukup lakukan satu langkah kecil yang bisa membawamu lebih dekat pada tujuan.
Sebab, terkadang yang kamu butuhkan bukan berlari lebih cepat daripada orang lain, melainkan tetap melangkah meski perjalanan terasa berat. Jangan menyerah pada dirimu sendiri hanya karena satu fase kehidupan belum berjalan sesuai harapan. Kesempatan baru masih bisa datang, dan kamu tetap layak mendapatkannya.