Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Keluar Mobil, Pria Cilegon Diduga Lompat ke Laut Dermaga 7 Bakauheni
Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap pria asal Cilegon, Banten, Dedi Rustana. (Dok. Basarnas Lampung)
  • Dedi Rustana Siregar (38), pria asal Cilegon, diduga melompati pagar lalu terjun ke laut di Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni pada Minggu dini hari.

  • Laporan dari adik sepupu korban diteruskan ke SAR; tim gabungan memulai pencarian menggunakan perahu karet dan penyisiran perairan sejak Minggu pagi.

  • Pencarian hari pertama hingga pukul 17.15 WIB belum menemukan korban. Operasi dilanjutkan Senin, sementara masyarakat diminta melapor bila memiliki informasi keberadaan Dedi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Selatan, IDN Times - Seorang pria asal Cilegon, Banten, Dedi Rustana Siregar (38) diduga melompat ke laut setelah keluar dari mobil di kawasan Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara membenarkan adanya informasi tersebut. Peristiwa itu terjadi Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 01.10 WIB.

"Ya, sebelum diduga melompat, Dedi yang tiba di kawasan pelabuhan keluar dari mobil. Ia kemudian melompati pagar pembatas di Dermaga 7 Eksekutif dan langsung terjun ke laut," ujarnya dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

1. Kejadian dilaporkan adik sepupu korban

Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap pria asal Cilegon, Banten, Dedi Rustana. (Dok. Basarnas Lampung)

Atas kejadian tersebut, Rezie melanjutkan, saksi Eno Sardiono merupakan adik sepupu korban segera melapor kepada petugas ASDP. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Pos SAR Bakauheni untuk dilakukan pencarian.

Menindaklanjuti laporan diterima sekitar pukul 06.05 WIB, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung mengerahkan Tim Pos SAR Bakauheni, untuk langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 06.20 WIB.

"Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian pada pukul 06.40 WIB, dengan menyisir dan memantau perairan di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet," katanya.

2. Pencarian hari pertama masih nihil

Ilustrasi Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. (IDN Times/Martin L Tobing).

Rezie melanjutkan, pencarian korban Dedi melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, Polairud Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, ASDP Bakauheni, TNI Angkatan Laut, nelayan, keluarga korban, serta masyarakat sekitar.

Dalam pencairan hari pertama tersebut, tim menyisir dan memantau visual di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi korban melompat ke laut. Namun hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.15 WIB, korban belum ditemukan.

"Ya, jadi hingga berakhirnya pencarian pada Minggu sore kemarin, keberadaan korban masih nihil atau belum ditemukan," ucap Rezie.

3. Imbau masyarakat mengetahui informasi keberadaan korban lapor

Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap pria asal Cilegon, Banten, Dedi Rustana. (Dok. Basarnas Lampung)

Rezie menambahkan, operasi SAR kembali dilanjutkan, Senin (12/10/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Tim kembali melakukan kegiatan pemantauan visual dan penyisiran menggunakan peralatan SAR, dengan tetap memperhatikan keselamatan personel serta aktivitas pelayaran di Pelabuhan Bakauheni.

Selain itu, Basarnas mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada tim SAR gabungan.

"Kami minta masyarakat bisa segera melaporka melalui Emergency Call Basarnas atau WhatsApp Command Center Basarnas Lampung di 0821-8004-8006," imbuh Rezie.

Curated For You

Editorial Team

Related Article