Lampung Timur, IDN Times - Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur diakui menghadapi sejumlah kendala. Kondisi lahan bergambut, sulitnya akses menuju titik api, hingga jauhnya sumber air menjadi tantangan bagi tim gabungan di lapangan.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri (Karo Humas dan KLN) Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi mengatakan, karakteristik kawasan menjadi salah satu faktor utama yang membuat proses pemadaman tidak mudah.
"Pada lokasi bergambut, api juga dapat merambat di bawah permukaan dan menyisakan bara yang berpotensi kembali menyala meskipun api di permukaan telah padam," ujarnya dimintai keterangan.
