Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260123-WA0004.jpg
Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap korban Mbah Kaliman. (Dok. Polres Pringsewu).

Intinya sih...

  • Alat berkebun telah ditemukan, namun keberadaan Mbah Kaliman masih belum diketahui

  • Mbah Kaliman minta diantarkan ke kebun namun tidak pulang, anaknya mendapati ayahnya belum kembali

  • Tak ditemukan di sekitar kebun dan jalur pulang, keluarga bersama warga melakukan pencarian hingga dini hari tanpa hasil

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pringsewu, IDN Times - Mbah Kaliman (82), seorang kakek asal Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu dilaporkan menghilang sejak Senin (19/1/2026). Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap pria lansia tersebut.

Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto mengatakan, tim SAR gabungan memperluas area penelusuran mendekati perbatasan Kabupaten Pesawaran hingga sekitar 2,9 kilometer dari titik nol, yakni kebun tempat terakhir korban beraktivitas sebelum dinyatakan hilang.

“Pencarian hari kemarin memasuki hari keempat. Area penelusuran kami perluas hampir 3 kilometer dari titik kebun,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

1. Alat berkebun telah ditemukan

Sosok Mbah Kaliman. (Dok. Polres Pringsewu).

Sugiyanto menjelaskan, pencarian melibatkan tim gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, Satpol PP, serta dibantu warga setempat. Petugas menyisir area kebun, semak belukar, jalur setapak, hingga akses jalan yang biasa dilalui korban.

Dari titik nol pencarian, petugas menemukan sejumlah barang milik Mbah Kaliman berupa cangkul dan arit yang diduga digunakan saat berkebun. Namun hingga hari keempat pencarian kemarin, keberadaan korban masih belum diketahui.

"Warga sekitar kebun mengaku tidak melihat Mbah Kaliman melintas pada hari kejadian. Padahal, korban biasanya kerap terlihat melintas di depan rumah warga saat berangkat maupun pulang dari kebun," katanya.

2. Minta diantarkan anaknya ke kebun

Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap korban Mbah Kaliman. (Dok. Polres Pringsewu).

Berdasarkan keterangan saksi merupakan anak korban, Sugiyanto mengungkapkan, Mbah Kaliman mulanya sempat minta diantarkan ke kebun di wilayah Pekon Gadingrejo Timur atau sekitar 3 kilometer dari rumah.

Namun, anak korban Heli sempat melarang lantaran tidak bisa menjemput dikarenakan harus ke Kota Bandar Lampung, tapi Mbah Kaliman tetap bersikeras dan mengatakan bakal pulang dengan berjalan kaki.

"Sekitar pukul 13.30 WIB, sepulang dari Bandar Lampung, Heli mendapati ayahnya belum kembali ke rumah," terangnya.

3. Tak ditemukan di sekitar kebun dan jalur pulang

Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap korban Mbah Kaliman. (Dok. Polres Pringsewu).

Saksi Heli memutuskan segera mendatangi kebun milik keluarganya tersebut, namun Mbah Kaliman sudah tidak berada di lokasi. Ia akhirnya mencari sang ayah di sekitar kebun dan jalur pulang, namun tidak membuahkan hasil.

Hingga malam hari, keluarga bersama warga kembali melakukan pencarian hingga dini hari dan masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Alhasil, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian, BPBD, dan Basarnas.

"Mbah Kaliman ini merupakan pensiunan PNS guru yang tinggal di RT 01 Dusun 7 Pekon Gadingrejo. Ia dilaporkan hilang sejak Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB," ucapnya.

4. Dikenal aktif bertani setelah pensiun PNS

ilustrasi berkebun (pexels.com/Kampus production)

Kepala Pekon Gadingrejo, Sariman menambahkan, sosok Mbah Kaliman dikenal cukup aktif bertani meski telah pensiun. Kondisi fisik dan komunikasinya juga dinilai masih baik.

“Beliau masih aktif dan komunikasinya lancar. Ciri khususnya, mengalami cacat di mata sebelah kiri,” imbuhnya.

Editorial Team