Lampung Selatan, IDN Times - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara telah lama menjadi polemik dunia. Selain merupakan sumber energi tak terbarukan, penggunaannya ternyata menimbulkan pengaruh buruk bagi ekosistem secara khusus maupun global.
Diketahui, di Lampung saat ini terdapat dua PLTU batu bara masih aktif yakni PLTU Sebalang dan PLTU Tarahan di Lampung Selatan. Selain itu, masih ada puluhan PLTU batu bara lainnya di Pulau Sumatra. Mirisnya, dengan jumlah itu, pemerintah masih ingin menambah PLTU batu bara di Sumatera.
Merujuk hal itu, Jejaring Sumatera Terang untuk Energi Bersih (STuEB) tegas menolak adanya penambahan atau bahkan pemerintah bisa segera menutup PLTU batu bara di Sumatra dan beralih ke energi bersih, adil dan berkelanjutan.