Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jalan Pattimura Metro Akhirnya Diperbaiki, Pemprov Kucur Rp9,3 Miliar
Potret jalan rusak di Kota Metro (instagram/seputarkotametro)
  • Pemprov Lampung mulai memperbaiki Jalan Pattimura Metro sepanjang 1,176 km dengan anggaran Rp9,3 miliar dan target rampung September 2026 menggunakan konstruksi rigid beton agar lebih tahan lama.
  • Selama proses pembangunan, akses putar balik di sepanjang jalur perbaikan ditutup sementara demi keamanan, sementara median jalan dibangun setinggi 40 sentimeter untuk menunjang keselamatan pengguna.
  • Wali Kota Metro mengapresiasi proyek ini sebagai bentuk perhatian Pemprov terhadap aspirasi warga dan berharap peningkatan konektivitas Metro–Lampung Tengah dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Metro, IDN Times - Keluhan warga soal Jalan Pattimura Metro yang rusak akhirnya mulai menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai perbaikan ruas jalan sepanjang 1,176 kilometer, jalur penting yang menghubungkan Kota Metro dengan Kabupaten Lampung Tengah ini.

Proyek ini ditargetkan rampung paling cepat pada September 2026. Perbaikan tersebut ditandai lewat groundbreaking yang dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Kota Metro.

Dalam kegiatan itu, Jihan juga didampingi Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso untuk meninjau langsung titik pembangunan. Jihan menyebut, pembangunan Jalan Pattimura menjadi salah satu pekerjaan yang sudah lama ditunggu masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, Pemprov Lampung menggelontorkan anggaran Rp9,3 miliar untuk membenahi ruas tersebut dengan spesifikasi rigid beton, demi ketahanan jalan yang lebih awet.

“Secara umum, proyek pembangunan jalan di Kota Metro tahun 2026 telah ditandatangani dalam dua paket pekerjaan. Khusus ruas Pattimura memiliki total panjang 3,517 kilometer, dengan panjang penanganan yang diperbaiki mencapai 1,176 kilometer,” kata Jihan.

1. Pemprov klaim pembangunan jalan Lampung utamakan kualitas

Groundbreaking pembangunan ruas jalan Gedong Tataan-Kedondong di Kabupaten Pesawaran. (Dok. Pemprov Lampung).

Jihan mengatakan, sebagian besar pembangunan jalan provinsi di Lampung kini menggunakan rigid beton agar kualitasnya tidak cepat rusak. Terutama menghadapi beban kendaraan berat dan kondisi cuaca.

“Kami ingin kualitas rigid beton yang dikerjakan benar-benar sesuai spesifikasi dan tidak di bawah standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Jihan menilai, pembangunan Jalan Pattimura bukan sekadar proyek rutin pemerintah, melainkan jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini terus disuarakan. Ia juga menyebut, tahun 2026 menjadi momentum percepatan pembangunan jalan di Lampung.

“Kami Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2026 cukup progresif melakukan pembangunan jalan di seluruh ruas provinsi yang ada di kabupaten dan kota. Hampir seluruh dari 56 ruas jalan provinsi saat ini sedang menjadi prioritas pembangunan,” terangnya.

Ia juga mengajak masyarakat ikut mengawasi proses pengerjaan agar proyek berjalan sesuai rencana. Di sisi lain, ia mengingatkan pelaksana proyek agar mengutamakan keselamatan kerja sekaligus menjaga kualitas konstruksi.

2. Sepanjang jalur perbaikan akan ditutup sementara

Ilustrasi pembangunan jalan (IDN Times/Dwi Agustiar)

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M Taufiqullah menyampaikan, pembangunan median jalan dalam proyek tersebut memiliki ketinggian mencapai 40 sentimeter.

“Untuk sementara, median jalan dibangun hingga ketinggian 40 sentimeter sampai di titik akhir median,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat bersabar karena selama proses pembangunan akan ada pengaturan lalu lintas. Demi keamanan, akses putar balik di sepanjang jalur perbaikan akan ditutup sementara.

“Insyaallah nanti akan kami pasang pengaman di sisi jalan untuk menjaga keselamatan. Tapi, selama proses pekerjaan berlangsung, seluruh putar balik atau U-turn sepanjang 1,1 kilometer akan ditutup sementara,” katanya.

3. Akhirnya keluhan warga Metro didengar Pemprov Lampung

ilustrasi pembangunan jalan (pixabay.com/spideprlay)

Di sisi lain, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengapresiasi dimulainya pembangunan Jalan Pattimura. Ia menyebut, proyek ini menjadi kabar baik bagi warga yang selama ini menanti perhatian pemerintah provinsi.

“Pemerintah Kota Metro terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Alhamdulillah, hari ini masyarakat Kota Metro mulai merasakan perhatian dari pemerintah provinsi melalui pembangunan Jalan Pattimura ini,” ujarnya.

Bambang berharap, pembangunan jalan tersebut bisa meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperlancar konektivitas Metro dengan Lampung Tengah.

“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga,” harapnya.

Editorial Team