Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Serah Terima Hibah Lahan Itera di Ruang Rapat Gedung A Itera
Serah Terima Hibah Lahan Itera di Ruang Rapat Gedung A Itera (Dok.Itera)

Intinya sih...

  • Itera terima hibah lahan 87 hektare untuk pelaksanaan tridarmaInstitut Teknologi Sumatera (Itera) resmi menerima hibah lahan seluas 87 hektare di Pekon Sindang Pagar, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat. Lahan tersebut dihibahkan oleh Universitas Brawijaya (UB) dan akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

  • Lahan diharapkan menjadi laboratorium alam bagi dosen dan mahasiswaBupati Lampung Barat Parosil Mabsus berharap lahan yang kini dikelola Itera dapat difungsikan sebagai laboratorium alam bagi dosen dan mahasiswa

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi menerima hibah lahan seluas 87 hektare di Pekon Sindang Pagar, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat. Lahan tersebut dihibahkan oleh Universitas Brawijaya (UB), Malang.

Hibah lahan ini akan dimanfaatkan Itera untuk pengembangan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Pemanfaatan lahan tersebut ditujukan untuk mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

1. Itera terima hibah lahan 87 hektare untuk pelaksanaan tridarma

Serah Terima Hibah Lahan Itera di Ruang Rapat Gedung A Itera (Dok.Itera)

“Lahan ini akan dimanfaatkan sebagai ruang pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kami juga akan tetap melibatkan Universitas Brawijaya dalam kolaborasi riset agar manfaatnya semakin luas,” ujar Rektor Itera I Nyoman Pugeg Aryantha.

Serah terima hibah dilakukan di Kampus Itera, Rabu (28/1/2026) dan dihadiri perwakilan Kemdiktisaintek, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Universitas Brawijaya, serta jajaran pimpinan Itera.

2. Lahan diharapkan menjadi laboratorium alam bagi dosen dan mahasiswa

Serah Terima Hibah Lahan Itera di Ruang Rapat Gedung A Itera (Dok.Itera)

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus berharap, lahan yang kini dikelola Itera dapat difungsikan sebagai laboratorium alam bagi dosen dan mahasiswa. Ia menilai, kawasan tersebut memiliki potensi karena berada di lokasi produktif serta dekat dengan akses jalan utama dan pusat pemerintahan kabupaten.

“Lahan ini akan dimanfaatkan sebagai ruang pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kami juga akan tetap melibatkan Universitas Brawijaya dalam kolaborasi riset agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.

Di sekitar lahan tersebut terdapat sejumlah potensi pendukung, seperti sekolah kopi, wisata arung jeram Sungai Way Besai, pembangkit listrik tenaga mikrohidro, dan PLTA. Parosil berharap keberadaan Itera dapat mendukung dan membantu komitmen pembangunan daerah, meliputi konservasi, peningkatan literasi, serta ketangguhan terhadap bencana di Kabupaten Lampung Barat.

3. Pengelolaan lahan dilakukan secara kolaboratif lintas pihak

Serah Terima Hibah Lahan Itera di Ruang Rapat Gedung A Itera (Dok.Itera)

Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Kemdiktisaintek Agus Sunarya Sulaeman menjelaskan, secara kepemilikan, lahan tersebut merupakan aset Sekretariat Jenderal Kemdiktisaintek pengelolaannya diserahkan kepada Itera.

“Kami berharap terbangun ekosistem akademik yang kuat melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa Itera dengan pemerintah daerah maupun industri untuk menghasilkan riset unggul,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya Universitas Brawijaya Muchamad Ali Safa’at menyampaikan, lahan tersebut sebelumnya juga digunakan sebagai lokasi riset oleh dosen Universitas Brawijaya.

“Dengan dikelola Itera yang secara geografis lebih dekat, kami yakin lahan ini akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” kata Ali.

Editorial Team