Lampung Selatan, IDN Times - Isu kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang makin menjadi sorotan global. Di tengah tuntutan transisi menuju industri yang lebih berkelanjutan, praktik pertambangan kini tak lagi cukup hanya mengejar produksi dan keuntungan ekonomi semata.
Melihat kondisi itu, Program Studi Teknik Pertambangan Institut Teknologi Sumatera (Itera) mendorong pentingnya tata kelola pertambangan yang berpihak pada lingkungan dan taat regulasi. Hal tersebut dibahas dalam Studium Generale bertajuk “Environmental Governance in Mining: From Policy Framework to Environmental Consequences” yang digelar secara daring.
