Fakultas Sains Itera merilis film dokumenter berjudul Nafas Krakatau di Aula Gedung Kuliah Umum 2 Itera (Dok.Itera)
Ketua Tim I-SEE 2025, Novriadi menjelaskan fokus kajian penelitian tim meliputi berbagai aspek ilmiah di kawasan Krakatau. Beberapa di antaranya mencakup penelitian gas vulkanik, kajian geologi dan terumbu karang, hingga aspek sosial-ekologis masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
“Fokus kajian kami meliputi gas vulkanik, kajian geologi dan terumbu karang, serta aspek sosial-ekologis masyarakat di sekitar kawasan Krakatau. Sejumlah hasil penelitian masih dalam proses publikasi di jurnal ilmiah sebagai upaya memperkenalkan temuan tersebut kepada masyarakat luas,” ujar Novriadi, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, dalam film dokumenter ini juga ditampilkan beragam kajian ilmiah lain seperti penelitian atmosfer, tumbuhan pionir pascaerupsi, analisis kualitas air dan permukaan tanah vulkanik, pemetaan batimetri perairan, hingga pengamatan kondisi lingkungan bawah laut dan aktivitas spons laut.
Selain itu, film tersebut turut menampilkan dinamika sosial masyarakat di sekitar GAK serta referensi karya sastra pribumi Lampung yang menggambarkan kondisi masyarakat Kalianda saat peristiwa letusan Krakatau. "Dokumenter ini juga mengabadikan momen langka berupa gerhana bulan total yang berhasil direkam tim ekspedisi selama kegiatan penelitian berlangsung," ujarnya.