Bandar Lampung, IDN Times - Ditengah pesatnya perkembangan teknologi kesehatan, perguruan tinggi dituntut untuk terus berinovasi dalam menyusun kurikulum relevan dengan kebutuhan industri. Institut Teknologi Sumatera (ITERA), melalui Program Studi Teknik Biomedis di bawah Fakultas Teknologi Industri (FTI), mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Reviu Kurikulum.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari DKT sebelumnya yang digelar pada akhir 2024, sebagai bentuk evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar sejalan dengan perkembangan teknologi kesehatan terkini. Kegiatan dilakukan secara daring ini menjadi wadah penting untuk menyosialisasikan kurikulum baru berbasis capaian pembelajaran atau Outcome Based Education (OBE). ITERA ingin memastikan kurikulum diterapkan mampu mencetak lulusan yang siap kerja, tanggap terhadap regulasi, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Tidak hanya itu, DKT ini juga menghadirkan sinergi kuat antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah untuk menciptakan pendidikan relevan dan berorientasi masa depan.