Lampung Selatan, IDN Times – Persoalan kualitas air bersih masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah pesisir Lampung, termasuk Desa Tarahan, Kabupaten Lampung Selatan. Menjawab kebutuhan tersebut, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Institut Teknologi Sumatera (Itera) menghadirkan inovasi sederhana dengan memanfaatkan limbah ampas tebu sebagai bahan baku penjernih air ramah lingkungan dan mudah diterapkan oleh masyarakat.
Program PkM ini dilaksanakan oleh tim yang diketuai M Akbari Danasla, bersama dosen Alio Jasipto, La Ode Arham, Deni Mildan, Rully Ernando, Tiorivaldi, Alfath Zain, dan Divia Lestari. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Faqih Ananda Putra, Dicky Ferdiansyah, Sherly Dwi Septikasari, Asti Pricillia Safitri, serta Bharadipa Wirapati Jimbaran.
