Ilustrasi edit video menggunakan Capcut. (unsplash.com/Onur Binay)
Saat video call, Donny mengatakan, pelaku meminta korban untuk membuka seluruh pakaian dan mengarahkan kamera ke arah dada dan organ vital. Ternyata, tujuan hal itu dilakukan agar pelaku dapat melakukan tangkap layar (screen shoot) gambar korban yang tanpa busana.
"Beberapa hari kemudian, pelaku kembali menghubungi korban dan meminta sejumlah uang mengancam akan menyebarkan screenshot foto korban tanpa busana. Karena merasa takut fotonya tersebar, korban menuruti kemauan pelaku dan mengirim uang secara bertahap 32.350.000," papar Dirkrimsus.
Aksi pelaku kembali berlanjut. Beberapa hari kemudian pelaku kembali menghubungi korban dengan ancaman yang sama dan meminta sejumlah uang. "Karena korban tak kunjung mengirimkan uang, pelaku mengirimkan pesan ke korban berisi ancaman akan mencelakai korban dengan ilmu kesaktian," tukas Donny.