Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260206-WA0009.jpg
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau lokasi Jembatan Way Bungur, Lampung Timur. (Dok. IDN Times).

Intinya sih...

  • Menteri PU Dody Hanggodo meninjau Jembatan Way Bungur setelah arahan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Seskab Teddy Indra Wijaya.

  • Dody akan menyelesaikan persoalan jembatan dan banjir, termasuk normalisasi muara dan pembangunan tanggul sepanjang 60 kilometer.

  • Langkah cepat pemerintah pusat dan daerah merupakan wujud nyata perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi masyarakat di daerah Way Bungur, Lampung Timur.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Timur, IDN Times – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bergerak cepat meninjau kondisi Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur, setelah mendapat arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Dody mengungkapkan, kunjungannya ke Way Bungur dilakukan setelah Seskab Teddy menghubunginya dan menyampaikan atensi Presiden atas keluhan masyarakat terkait jembatan mangkrak bertahun-tahun dan persoalan banjir di wilayah setempat.

“Saya ke sini sesuai arahan Pak Presiden. Saya ditelepon Pak Seskab. Pak Presiden ada atensi karena banyak masyarakat mengeluh. Ini kan sudah berapa tahun mangkrak, mungkin 8 sampai 10 tahun,” ujarnya dimintai keterangan, Kamis (5/2/2026).

1. Bukan hanya selesaikan jembatan, tapi juga persoalan banjir

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau lokasi Jembatan Way Bungur, Lampung Timur. (Dok. IDN Times).

Lebih lanjut Dody mengaku mendadak harus mengubah agenda kerjanya demi memastikan langsung kondisi di lapangan. Padahal, ia dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada hari yang sama.

“Kalau saya tidak datang, saya tidak tahu persoalannya. Saya pikir cuma jembatan, ternyata sungainya juga bermasalah,” ucapnya.

Dalam tinjauan tersebut, Dody menegaskan pemerintah pusat akan hadir secara komprehensif, tidak hanya menyelesaikan persoalan jembatan, tetapi juga menangani sumber banjir yang selama ini meresahkan warga.

"Saya sudah perintahkan ke Kepala Balai Wilayah Sungai Lampung, untuk mengecek di muara karena sebetulnya paling gampang menurunkan banjir kalau muaranya itu rendah. Jadi air bisa langsung keluar gitu," lanjutnya.

2. Rencanakan pembangunan tanggul 60 kilometer

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau lokasi Jembatan Way Bungur, Lampung Timur. (Dok. IDN Times).

Selain normalisasi muara, Dody melanjutkan, kementerian di bawah pimpinannya juga akan menyiapkan opsi pembangunan jetty atau penahan sedimen, agar lumpur tidak kembali menutup muara setelah dibersihkan.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti belum adanya tanggul di salah satu sisi sungai. Oleh karenanya, Dody menginstruksikan agar segera disusun desain pembangunan tanggul sepanjang sekitar 60 kilometer.

“Memang panjang, sekitar 60 kilometer. Tapi tidak apa-apa, daripada masyarakat terus kebanjiran. Untuk sementara kita bikin tanggul dulu, belum permanen yang penting banjir bisa teratasi,” tegasnya.

3. Wujud perhatian pemerintah

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau lokasi Jembatan Way Bungur, Lampung Timur. (Dok. IDN Times).

Dody menambahkan, langkah cepat pemerintah pusat dan daerah ini merupakan wujud nyata perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi masyarakat di daerah Way Bungur, Lampung Timur.

“Bapak Presiden itu sedih kalau melihat masyarakatnya kesusahan. Jadi pemerintah harus hadir dan bergerak cepat,” imbuhnya.

Editorial Team