Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260109-WA0007.jpg
Kegiatan bersih-bersih pascabanjir di SD Negeri 1 Jagabaya III, Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Intinya sih...

  • Akibat hujan deras, SD Negeri 1 Jagabaya III Bandar Lampung tergenang banjir dengan ketinggian mencapai satu meter pada Kamis malam.

  • Kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara karena kondisi sekolah belum memungkinkan digunakan akibat lumpur dan licin.

  • Pihak sekolah bersama BPBD Kota Bandar Lampung membersihkan lumpur dan sampah terbawa banjir untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dapat dilanjutkan secara normal.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Masyarakat Kota Bandar Lampung berjibaku membersihkan dampak banjir akibat hujan deras melanda wilayah setempat, Kamis (8/9/2025) malam. Kondisi itu terlihat di SD Negeri 1 Jagabaya III, Kecamatan Way Halim.

Pantauan IDN Times Jumat (9/1/2026) pagi, kondisi sekolah masih dipenuhi lumpur cokelat sisa banjir. Lapangan sekolah tampak licin dan berlumpur, sementara lantai sejumlah ruangan, termasuk perpustakaan, masih kotor akibat endapan lumpur.

1. Akibat luapan aliran sungai

Kegiatan bersih-bersih pascabanjir di SD Negeri 1 Jagabaya III, Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Operator Sekolah SD Negeri 1 Jagabaya III, Erfansiayah mengatakan, luapan air banjir menggenangi sekolah setempat terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Bandar Lampung selama lebih dari dua jam pada Kamis sore hingga malam.

Akibat curah hujan tinggi tersebut, aliran sungai berada tepat di samping sekolah meluap hingga air mulai masuk ke area sekolah dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter sekitar pukul 19.00 WIB.

“Banjir ini berasal dari sungai di samping sekolah. Kalau hujan deras, air cepat naik dan langsung masuk ke area sekolah. Kondisi sungainya memang belum ada perbaikan, jadi banjir sering berulang,” katanya, Jumat (9/1/2025).

2. Akibat belajar mengajar dihentikan sementara

Kegiatan bersih-bersih pascabanjir di SD Negeri 1 Jagabaya III, Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Dampaknya, kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dihentikan sementara waktu. Meski sejumlah siswa sempat datang ke sekolah pada pagi hari, pihak sekolah terpaksa memulangkan mereka karena kondisi sekolah dinilai belum memungkinkan untuk digunakan, akibat sejumlah ruangan masih berlumpur tebal.

Meski siswa sudah datang ke sekolah sejak pagi hari, Erfan melanjutkan, pihaknya terpaksa meminta mereka kembali ke rumah sebab kondisi sekolahan belum memungkinkan memulai aktivitas belajar mengajar.

“Anak-anak tadi sudah datang, tapi kami suruh pulang karena sekolah masih berlumpur dan licin. Belum aman untuk belajar,” ucapnya.

3. Berjibaku membersihkan dampak banjir

Kegiatan bersih-bersih pascabanjir di SD Negeri 1 Jagabaya III, Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Atas kondisi tersebut, Erfan menambahkan, pihak sekolah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung melakukan pembersihan lumpur dan sampah terbawa akibat banjir sejak Jumat pagi.

Menurutnya, proses pembersihan dilakukan di halaman sekolah, ruang kelas, dan fasilitas penunjang lainnya. "Kami masih menunggu kondisi benar-benar bersih dan aman, sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara normal," imbuhnya.

Editorial Team