Bandar Lampung, IDN Times - Dua minibus dan satu sedan terparkir di bengkel terbuka beratap seng di bilangan Jalan Soekarno-Hatta, Bandar Lampung. Kondisi mobil penumpang itu “mangap” dengan kap mesin terbuka. Masing-masing tampak terpasang dua selang yang terhubung dengan tabung zat bibit pendingin ruangan alias freon.
Bengkel itu adalah milik Dian Rahmadi, mantan pekerja bengkel mobil yang secara perlahan memilih spesialisasi reparasi air conditioner (AC) mobil. Jatuh bangun menuju keahlian ini tak mudah dan tak cepat. Ia butuh lima tahun “sekolah”di bengkel sejenis sebagai pekerja untuk kemudian mandiri seperti sekarang.
Berikut ceritanya.
