Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Pertanian Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
Pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Pertanian Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Intinya sih...

  • Pemerintah Kota Bandar Lampung mengintensifkan vaksinasi dan pengecekan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 1446 H.
  • Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Erwin, memastikan vaksinasi dilakukan untuk mencegah penyakit zoonosis dan memastikan kelayakan konsumsi daging kurban.
  • Peternak merasa terbantu dengan vaksinasi rutin yang meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap hewan kurban milik mereka. Lebih dari 80 ekor sapi di Bandar Lampung telah dinyatakan layak sebagai hewan kurban.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Menjelang hari raya Idul Adha 1446 H Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengintensifkan vaksinasi dan pengecekan kesehatan hewan kurban.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Erwin mengatakan hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit zoonosis dan memastikan kelayakan konsumsi daging kurban oleh masyarakat.

"Vaksin kita berikan kepada hewan yang akan dikurban untuk mencegah adanya penyakit, sehingga hewan-hewan yang akan dikurbankan tersebut aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat," katanya, Senin (26/5/2025).

1. Langkah preventif cegah wabah hewan

Pengecekan hewan kurban di Bandar Lampung oleh Dinas Pertanian. (IDN Times/Muhaimin)

Erwin memastikan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan kesehatan hewan ternak di seluruh titik peternakan hingga hari H penyembelihan.

"Tujuannya agar semua hewan yang dikurbankan sesuai syarat syariat dan kesehatan," jelasnya.

2. Bantu jaga kepercayaan pembeli

Buang, peternak Sapi kurban di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Tak hanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, peternak pun merasa terbantu, Buang, salah satu peternak di Jalan MK Baginda, Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, mengakui vaksinasi rutin ini meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap hewan kurban miliknya.

"Kalau sapi sudah divaksin dan dicek kesehatannya, pembeli lebih percaya dan tidak ragu. Terima kasih untuk Dinas Pertanian yang sudah datang langsung ke kandang kami," ujarnya.

Buang memiliki 50 ekor sapi, 38 di antaranya dinyatakan layak sebagai hewan kurban.

3. Pastikan kelayakan, jaga kualitas kurban

Hendra peternak Sapi kurban di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Hendra, peternak lainnya, mengungkapkan, dari 22 ekor sapi miliknya, seluruhnya telah diperiksa dan divaksin. Ia menilai, kehadiran pemerintah sangat penting menjaga kualitas hewan kurban di Bandar Lampung.

"Kegiatan ini harus terus rutin. Kalau hewan sehat, masyarakat juga aman saat mengkonsumsi dagingnya," katanya.

Editorial Team