Ilustrasi buruh (pexels.com/Rizky Rafael)
Ahmad menyatakan, dari sisi kualitas pekerjaan, mayoritas penduduk yang bekerja merupakan Pekerja Penuh (bekerja minimal 35 jam seminggu) sebanyak 2.944,72 ribu orang atau sekitar 59,93 persen. Proporsi pekerja penuh mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebaliknya, Tingkat Setengah Pengangguran menurun signifikan menjadi 423,46 ribu orang. Sementara itu, Pekerja Paruh Waktu (Pekerja Paruh Waktu adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu, tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain) tercatat sebanyak 1.545,41 ribu orang dengan tren yang relatif stabil.
Pada Februari 2026, kelompok status pekerjaan terbesar masih didominasi buruh/karyawan/pegawai dan berusaha sendiri. Selama setahun terakhir, terjadi peningkatan jumlah pekerja pada kategori Buruh/Karyawan/Pegawai serta pekerja formal lainnya.
Perkembangan ini sejalan dengan tren peningkatan proporsi Jumlah penduduk yang bekerja pada kegiatan formal mengalami peningkatan dan mengalami penurunan pada kegiatan informal selama Februari 2025–Februari 2026. Pekerja formal meningkat dari 1.434,47 ribu orang menjadi 1.527,78 ribu orang, sedangkan pekerja informal menurun dari 3.444,59 ribu orang menjadi 3.385,80 ribu orang.