Bandar Lampung, IDN Times – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung mencatat penanganan 11 kasus pelanggaran obat dan makanan sepanjang tahun 2024 ini.
Kepala BBPOM Bandar Lampung, Ani Fatimah Isfarjanti, mengungkapkan kasus yang ditangani didominasi oleh kosmetik tanpa izin edar sebanyak lima kasus.
"Terdapat tiga kasus obat tradisional tanpa izin edar, dua kasus obat yang diperjualbelikan tanpa kewenangan dan keahlian, serta satu kasus obat tanpa izin edar," katanya, Senin (30/12/2024).
