Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Asa Pertamina Sokong Konservasi Kupu-kupu Langka di Taman Gita Persada
Taman kupu-kupu Gita Persada di Bandar Lampung. (Instagram.com/tamankupugitapersada).

Bandar Lampung, IDN Times – Berawal dari rasa penasaran seputar bentuk asli dan kembangbiak kupu-kuku, Herawati Soekardi pada 1997 silam membuka penangkaran kupu-kupu lokal Sumatera.

Alasan kala itu adalah, kupu-kupu memiliki karakteristik unik yaitu, satu jenis kupu-kupu hanya makan dari satu jenis pohon. Selain itu, keberadaan kupu-kupu sudah sangat jarang ditemui di daerah perkotaan. Padahal, hal itu sangat penting untuk pelestarian lingkungan.

Herawati juga menilai, kupu-kupu merupakan satu di antara keanekaragaman hayati sudah jarang dijumpai, khususnya di daerah perkotaan. Tidak hanya memiliki keindahan warna dan corak sayap, kupu-kupu berperan penting dalam keberlangsungan ekosistem.

"Dikarenakan keberadaan kupu-kupu dapat menjadi indikator bersihnya udara. Semakin banyak ruang hijau, maka kupu-kupu yang berada di sekitarnya menandakan daerah tersebut memiliki tingkat kebersihan udara yang tinggi," urai Herawati, Senin (13/12/2021).

Tekun meneliti dan mengembangbiakkan kupu-kupu, peraih gelar doktor ITB tahun 2005 ini, akhirnya berhasil mengonservasi sebanyak 191 spesies kupu-kupu lokal Sumatera. Lokasi tempat konservasi itu kini mengusung nama Taman Kupu-Kupu Gita Persada (TKGP), terletak di Jalan Wan Abdul Rahman, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Berdayakan mantan perambah hutan jadi pembibit tanaman

Taman kupu-kupu Gita Persada di Bandar Lampung. (Instagram.com/tamankupugitapersada).

Selain itu, sepanjang perjalanannya, TKGP bahkan mampu memberdayakan perambah hutan menjadi pembibit tanaman. Hal itu juga diakui mantan perambah hutan Deden.

“Dengan adanya program ini pekerjaan yang saya lakukan menjadi lebih ramah lingkungan dan ikut berpartisipasi dalam kelestarian lingkungan, ilmu yang saya dapatkan juga lebih beragam,” ujarnya.

Deden menambahkan, adanya konservasi ini juga punya konsekuensi yang besar terhadap pelestarian berbagai macam tanaman di sekitarnya. Sehingga unsur flora dan fauna yang berupa kupu-kupu ini tetap terus dilestarikan.

Sajikan konsep taman kupu-kupu eksotik dengan taman instagramable

Taman kupu-kupu Gita Persada di Bandar Lampung. (Instagram.com/gitapersadalampung).

TKGP menyajikan sebuah konsep antara taman eksotik dengan biota kupu-kupu lengkap dengan tatanan taman instagramable. Di taman ini, pengunjung akan menemukan banyak sekali kupu-kupu beragam jenis. Uniknya, hutan asri masih terjaga membuat kupu-kupu ini tidak meninggalkan taman asri ini.

Itu lantaran, masih banyak sekali ditemukan tanaman dengan vegetasi alami berupa pepohonan rimbun khas hutan tropis. Kealamian dari taman ini bisa dijaga dengan sangat baik.

Herawati bersama sang suami berhasil membuat beberapa bangunan modern tanpa sedikitpun merusak habitat kupu-kupu ini. Sudah banyak fasilitas memberikan kemudahan kepada para wisatawan untuk menikmati taman ini. Mulai dari jalan setapak, spot foto yang unik, dan berbagai wahana bermain lainnya yang seru.

Banyak sekali fasilitas di taman kupu-kupu ini yang sudah disediakan untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan, baik dari kebutuhan konsumsi, hiburan, dan lain sebagainya. Misalnya saja, sangkar kupu-kupu berisi ratusan jenis kupu-kupu yang dikonservasi.

Di dalamnya bisa menemukan semua proses pertumbuhan hingga metamorfosis kupu-kupu dari pupa. Bahkan sudah tidak terhitung banyak mahasiswa dan peneliti yang datang untuk melihat langsung konservasi kupu-kupu ini.

Fasilitas lainnya adalah rumah pohon bisa digunakan untuk bersantai sekaligus menikmati keindahan gunung Betung, dan landscape di kawasan masih sangat asri ini. Terdapat juga playground tempat edukasi dan bermain yang komplit.

Anak-anak juga bisa mendapatkan banyak keseruan dengan adanya banyak wahana permainan, mulai dari perosotan, ayunan, dan banyak lagi lainnya. Fasilitas lainnya adalah museum. Di sini ada banyak jenis kupu-kupu sudah diawetkan. Banyak pula suvenir berbentuk kupu-kupu cantik bisa dibawa pulang.

Sinergi dengan Pertamina program konservasi kupu-kupu

Program CSR & SMEPP PT Pertamina melakukan upaya monitoring dan evaluasi, terhadap program konservasi kupu-kupu di TKGP. (Dok. Pertamina).

Komitmen Herawati bersama sang suami Anshori Djausal mengembangkan konservasi di TKGP membuat PT Pertamina kepincut. Melalui program CSR & SMEPP PT Pertamina melakukan upaya monitoring dan evaluasi, terhadap program konservasi kupu-kupu di TKGP.

PT Pertamina bersinergi dengan TKGP, melaksanakan program konservasi kupu-kupu. Terutama Kupu-kupu lokal Sumatera yaitu, Troides Helena dan Troides Amphyrsus.

VP CSR & SMEPP PT Pertamina, Arya Dwi Paramita, mengatakan, pusat konservasi kupu-kupu TKGP diharapkan dapat menjadi laboratorium sosial dan edukasi wisata menjadi tujuan utama bagi setiap mahasiswa, instansi, ataupun orang awam sekadar ingin mempelajari atau mengerti tentang seluk beluk kupu-kupu. "Mudah-mudahan ini sekaligus mampu menjadi tujuan wisata, yang mampu membantu perekonomian warga sekitarnya melalui pemberdayaan masyarakatnya," ujarnya.

Arya Dwi, mengatakan, sinergi antara Pertamina dan TGKP kini memasuki tahun keempat. Selain untuk melestarikan Kupu-kupu lokal Sumatera, juga bertujuan agar menjadi pusat konservasi dan edukasi terbesar di Sumatera. Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Target Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Program ini sangat berkontribusi secara nyata, terhadap pencapaian TPB 15 yaitu, menjaga ekosistem darat.

Menurutnya, adanya program itu, spesies kupu-kupu terancam punah berhasil dikembangbiakkan secara alami, sehingga kelestariannya bisa terjaga serta ikut berkontribusi nyata dalam menjaga ekosistem darat. Selain itu, program ini berkontribusi untuk penciptaan lapangan pekerjaan dan penghematan pengeluaran.

"Ya, karena pusat konservasi menggunakan tenaga para perambah hutan, untuk melakukan pembibitan tanaman yang digunakan sebagai sumber pengundang dan makanan Kupu-kupu," paparnya.

Selaras dengan komitmen PT Pertamina selalu ikut menjaga dan melestarikan lingkungan, serta berkontribusi terhadap penciptaan udara bersih Arya Dwi, menuturkan, hal ini juga sejalan dengan Program Langit Biru (PLB) Pertamina, yang sudah dilaksanakan 14 Maret 2021 lalu di Kota Bandar Lampung.

PLB merupakan program yang diperuntukkan bagi para pengguna kendaraan memakai bahan bakar Premium, bisa beralih menggunakan Pertalite, dengan harga setara Premium. Mengingat, pembakaran Pertalite lebih sempurna, sehingga lebih ramah lingkungan. "Mari kita dukung Program Langit Biru ini, dengan beralih menggunakan bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan," kata Arya.

Editorial Team