Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arus Mudik H-7 Lebaran, 40.794 Penumpang Sumatra Menyeberang ke Jawa
Pelanggan penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. ASDP).
  • Pada H-7 Lebaran 2026, sebanyak 40.794 penumpang menyeberang dari Sumatra ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, meningkat 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Kendaraan roda dua, roda empat, dan truk mengalami kenaikan signifikan, sementara jumlah bus justru turun 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-7 Lebaran, total penumpang mencapai 138.179 orang atau turun 5,6 persen, sedangkan total kendaraan naik tipis menjadi 31.660 unit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang dari Sumatra naik kapal ke Jawa karena mau pulang Lebaran. Di Pelabuhan Bakauheni ada banyak kapal jalan bolak-balik. Katanya ada lebih dari empat puluh ribu orang yang menyeberang. Motor dan mobil juga makin banyak, tapi bus malah berkurang. Sekarang pelabuhan jadi ramai sekali karena semua mau cepat sampai rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan mulai menunjukkan peningkatan. Jumlah penumpang menyeberang dari Sumatra menuju Jawa H-7 Lebaran 2026 naik.

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada periode 14 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 128 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada H-7 mencapai 40.794 orang.

“Jumlah tersebut meningkat sekitar 4,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu yang tercatat 38.885 penumpang,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

1. Kendaraan roda dua dan roda empat meningkat

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Bakauheni saat libur panjang Nataru 2025/2026. (DOK. ASDP Bakauheni).

Partogi menjelaskan, peningkatan juga terlihat pada jumlah kendaraan yang menyeberang dari Sumatra menuju Jawa pada H-7. Realisasi kendaraan roda dua tercatat 620 unit, meningkat 15,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 537 unit.

Sementara itu, kendaraan roda empat yang menyeberang mencapai 4.623 unit atau naik 12,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 4.098 unit.

“Untuk kendaraan logistik, jumlah truk yang menyeberang mencapai 2.531 unit, meningkat 8,5 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 2.332 unit,” jelasnya.

2. Jumlah bus menurun

Penampakan Dermaga Eksekutif baru di lintasan penyeberangan Pelabuhan Bakauheni-Merak. (Dok. ASDP Cabang Bakauheni).

Di sisi lain, Partogi melanjutkan, jumlah bus yang menyeberang dari Sumatra menuju Jawa pada H-7 justru menurun. Data Posko Bakauheni mencatat, 550 unit bus menyeberang pada periode tersebut atau turun 7,9 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 597 unit.

"Secara keseluruhan, total kendaraan yang telah menyeberang dari Sumatra menuju Jawa pada H-7 mencapai 8.324 unit, atau naik sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.564 unit," terangnya.

3. Akumulasi H-10 hingga H-7 capai 138 ribu penumpang

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Bakauheni saat libur panjang Nataru 2025/2026. (DOK. ASDP Bakauheni).

Bila dihitung secara kumulatif sejak H-10 hingga H-7 Lebaran, Partogi menambahkan, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatra menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 138.179 orang.

Namun, angka tersebut tercatat turun 5,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu yang mencapai 146.426 orang.

“Sedangkan untuk total kendaraan yang telah menyeberang sejak H-10 hingga H-7 tercatat 31.660 unit, atau meningkat sekitar 1,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 31.330 unit,” imbuhnya.

Editorial Team