Bandar Lampung, IDN Times - Wacana program gentengisasi digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai tidak hanya berdampak pada sektor pembangunan perumahan, tetapi juga berpotensi mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Praktisi Arsitektur asal Lampung, Daud Haniman menyatakan dukungan terhadap rencana program gentengisasi tersebut. Ia mengatakan, kebijakan mengganti penggunaan atap seng atau spandek dengan genteng memiliki nilai tambah dari berbagai aspek mulai dari ekonomi, estetika bangunan, hingga keberlanjutan lingkungan.
“Kalau bicara dari sisi arsitektur dan kualitas hunian, genteng itu jelas lebih unggul. Awet, estetikanya punya kelas, dan secara nilai bangunan jauh lebih baik dibanding spandek atau seng,” ujarnya dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).
