Bandar Lampung, IDN Times - Aliansi FEB Menggugat bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung telah mengambil langkah serius untuk menyuarakan kasus kekerasan dan pembungkaman korban di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung ke jenjang pemerintahan.
Koordinator Aliansi Mahasiswa FEB Menggugat, Muhamad Zidan Al Zakri mengatakan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kolektif serta keprihatinan mendalam terhadap kondisi mencemaskan ini, para mahasiswa tersebut secara resmi telah menyampaikan laporan kepada Gubernur Lampung Mirzani Djausal.
"Dalam pelaporan tersebut, kami menjelaskan secara rinci terkait kekerasan terjadi di Organisasi FEB UNILA yaitu Mahasiswa Ekonomi Pecinta Lingkungan (MAHEPEL), yang sayangnya tidak hanya mengandung unsur kekerasan fisik dan psikis, tetapi juga diikuti dengan upaya sistematis untuk membungkam suara korban," kata mahasiswa Manajemen itu, Selasa (3/6/2025).