Bandar Lampung, IDN Times - Perkelahian massal masih menjadi persoalan sosial yang kerap muncul dan mudah membesar di Provinsi Lampung. Konflik bermula dari persoalan kecil sering kali berkembang menjadi bentrokan terbuka antarwarga, bahkan melibatkan banyak orang dan menimbulkan korban.
Situasi ini bukan hanya mengganggu rasa aman masyarakat, tetapi juga mencerminkan rapuhnya kerukunan sosial di sejumlah wilayah.
Indikator perkelahian massal dicatat Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah untuk membaca potensi ancaman keamanan. Sepanjang 2025, BPS Lampung masih mencatat ada total 19 perkelahian massal di sejumlah kabupaten dan kota.
Berdasarkan data tersebut, IDN Times merangkum lima daerah dengan tingkat perkelahian massal terbanyak di Lampung selama 2025.
