Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi pelunasanBiaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 M/1445 H. (ANTARA FOTO/Khalis Surry)
Ilustrasi pelunasanBiaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 M/1445 H. (ANTARA FOTO/Khalis Surry)

Intinya sih...

  • Jumlah calon jemaah haji Lampung yang melunasi Bipih mencapai 5.827 orang, setara dengan 100,78 persen kuota haji.

  • Pelunasan tahap kedua juga sudah selesai, termasuk bagi jemaah cadangan dan keberangkatan masih menyesuaikan kebutuhan nasional.

  • Dokumen paspor dan kelengkapan jemaah sudah mencapai 87 persen, dengan keberangkatan perdana pada 23 April 2026.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung menghimpun sebanyak 5.827 orang calon jemaah haji (CJH) tahun 2026 telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung, M Ansori mengatakan, jumlah calon jemaah haji melunasi Bipih tersebut tidak hanya kuota reguler, tetapi juga kuota cadangan atau setara persentase 100,78 persen.

“Pelunasan Bipih Lampung sudah selesai, capaiannya 100,78 persen. Artinya, kuota haji Lampung sudah terpenuhi bahkan lebih, termasuk jemaah cadangan,” ujarnya dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

1. Jemaah cadangan tutup pelunasan Bipih tahap dua

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Lampung, Ansori F Citra. (Dok. IDN Times)

Ansori menjelaskan, total jemaah telah melunasi Bipih mencapai 5.827 orang tersebut sesuai dengan kuota haji Provinsi Lampung tahun ini. Jumlah itu sepenuhnya murni jemaah, belum termasuk petugas haji daerah maupun petugas lainnya.

Menurutnya, pelunasan tahap pertama diperuntukkan bagi jemaah reguler masuk porsi keberangkatan tahun berjalan dan telah ditutup pada akhir Desember. Sementara tahap kedua, dibuka sejak 2-9 Januari untuk jemaah gagal sistem pada tahap pertama, penggabungan mahram, pendamping lansia, serta jemaah cadangan.

“Jadi pelunasan Bipih tahap kedua juga sudah selesai kemarin. Untuk Lampung, jemaah cadangan juga tercatat sudah melunasi terakhir per tanggal 9 Januari kemarin," katanya.

2. Kebut kelengkapan dokumen calon jemaah

ilustrasi dokumen (pexels.com/Pixabay)

Meski seluruh jemaah cadangan asal Lampung telah melunasi Bipih, kata Ansori, mereka masih belum dipastikan berangkat ke TanahSuci pada tahun ini. Pasalnya, keberangkatan tetap menyesuaikan kebutuhan nasional sambil menunggu kekurangan kuota dari provinsi lain.

“Kalau misalnya kebutuhan nasional hanya 500, sementara cadangan Lampung lebih dari itu, maka yang diambil hanya sesuai porsi. Sisanya akan ditunda keberangkatannya ke tahun berikutnya,” terangnya.

Pascapenulunasan Bipih, ia menambahkan, Kanwil Kemenhaj Lampung kini mengebut kelengkapan dokumen keberangkatan para calon jemaah haji. “Alhamdulillah dokumen paspor dan kelengkapan jemaah sudah 87 persen. Setelah ini kita lanjut ke penyusunan pengkloteran dan manasik haji,” lanjut dia.

3. Keberangkatan perdana 23 April

Ilustrasi jemaah haji (Dok. Bandara Soekarno-Hatta)

Terkait jadwal keberangkatan, Ansori menyebutkan, para jemaah haji tahun ini sesuai penjadwalan secara nasional akan mulai masuk Asrama Haji di provinsi masing-masing pada 21 April 2026 Kemudian keberangkatan perdana pada 23 April 2026.

“Jemaah haji Lampung tahun ini masih berangkat melalui embarkasi Jakarta, karena bandara di Lampung belum bisa digunakan untuk embarkasi haji sendiri,” imbuh Ansori.

Editorial Team