4 Gempa Guncang Perairan Pesisir Barat, Magnitudo Tercatat hingga 2,8

Empat gempa mengguncang perairan Samudera Hindia selatan hingga barat daya Pesisir Barat, Lampung, sejak Minggu siang sampai Senin dini hari.
Magnitudo gempa berkisar 2,3-2,8 dengan kedalaman 3-42 kilometer; seluruh kejadian berlangsung sekitar 13 jam 27 menit.
BMKG mengimbau warga mengikuti kanal resmi, menghindari informasi tak terverifikasi, serta memahami langkah keselamatan, terutama menjauhi pantai bila merasakan gempa kuat atau lama.
Pesisir Barat, IDN Times - Aktivitas gempa bumi terjadi empat kali di perairan Samudera Hindia, sebelah selatan hingga barat daya Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Lampung. Gempa tersebut tercatat sejak Minggu (11/10/2026) siang hingga Senin (12/10/2026) dini hari.
Berdasarkan data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tercatat memiliki magnitudo 2,3 hingga 2,8. Sementara kedalaman pusat gempa bervariasi antara 3 hingga 42 kilometer.
"Benar, terkonfirmasi terjadi gempa bumi di wilayah Samudera Hindia barat Pesisir Barat pada kemarin malam dan dini hari," ujar Prakirawan BMKG Lampung, Helena dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
1. Gempa kisaran magnitudo 2,3 hingga 2,8

Grafik visual aktivitas gempa magnitudo 2.7. (Dok. BMKG Lampung). Dari hasil pendataan, gempa pertama tercatat pada Minggu (11/10/2026) pukul 13.24.32 WIB dengan magnitudo 2,7. Pusat gempa berada pada koordinat 6,04 derajat Lintang Selatan dan 103,99 derajat Bujur Timur. Lokasinya sekitar 94 kilometer di selatan Pesisir Barat dengan kedalaman 3 kilometer.
Beberapa jam kemudian, gempa kedua terjadi pada pukul 20.17.51 WIB dengan magnitudo 2,8. Pusat gempa kali ini berada sekitar 73 kilometer di selatan Pesisir Barat dengan kedalaman 7 kilometer.
Aktivitas gempa kembali tercatat pada Minggu malam. Gempa bermagnitudo 2,8 terjadi pukul 21.34.22 WIB. Lokasi pusat gempa berada sekitar 45 kilometer di barat daya Pesisir Barat dengan kedalaman 42 kilometer.
Kemudian, gempa keempat terjadi dengan magnitudo 2,3, Senin (12/10/2026) dini hari pukul 02.51.49 WIB. Pusat gempa berada sekitar 61 kilometer di barat daya Pesisir Barat dengan kedalaman 39 kilometer. Empat kejadian gempa tersebut berlangsung dalam rentang sekitar 13 jam 27 menit.
2. Ingatkan masyarakat pahami langkah keselamatan

Ilustrasi gempa di Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah) Terkait peristiwa tersebut, Helena mengimbau masyarakat mengikuti informasi terkait aktivitas gempa melalui kanal resmi BMKG Lampung. Ia juga mengingatkan, agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
"Untuk informasi lebih jelasnya dapat diakses melalui website BMKG Lampung," ujarnya.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memahami langkah keselamatan saat terjadi gempa, seperti melindungi kepala, menjauhi benda yang berpotensi jatuh, dan mencari tempat aman setelah guncangan berhenti. "Khusus masyarakat yang berada di wilayah pesisir, apabila merasakan gempa kuat atau berlangsung cukup lama, warga diminta segera menjauhi pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi sembari mengikuti arahan otoritas setempat," lanjut dia.
3. Pantau informasi via kanal resmi BMKG

Ilustrasi gempa bumi. (IDN Times/Esti Suryani) Helena menambahkan, BMKG menyebut data gempa dirilis pada tahap awal mengutamakan kecepatan penyampaian informasi. Oleh karena itu, hasil pengolahan masih dapat berubah seiring bertambahnya data.
"Perubahan dapat terjadi pada magnitudo, kedalaman, maupun posisi pusat gempa. Masyarakat dapat memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG Lampung," imbuhnya.























