Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

26 Tahun Biznet, Ada Promo Bandwith 200 Mbps dan Hadiah Emas 100 Gram

Bandar Lampung
5 min read
26 Tahun Biznet, Ada Promo Bandwith 200 Mbps dan Hadiah Emas 100 Gram
Asisten Senior Manager Teritory Biznet Sumatra 2, Piscesco Heyziputra (kiri) dan Ardyan Indradmaja, Regional Manager Teritory Biznet Lampung dalam acara Biznet Media Gathering di Swiss-Belhotel, Senin (12/10/2026). (IDN Times/Martin L Tobing).
  • Biznet memiliki lebih dari 20 ribu pelanggan di Lampung dan melihat peluang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan internet serta gaya hidup digital masyarakat.
  • Selama Oktober 2026, Biznet Home menawarkan bandwidth 200 Mbps seharga Rp250 ribu per bulan dan menggelar Prize Vaganza dengan hadiah hingga emas 100 gram.
  • Biznet mengoperasikan AI-Ready Data Center di Bali serta menyiapkan BNCS-2 untuk menghubungkan Surabaya, Banjarmasin, Sumenep, dan Buleleng demi meningkatkan konektivitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Biznet mencatat memiliki lebih dari 20 ribu pelanggan di Lampung. Para pelanggan tersebut tersebar di berbagai kabupaten/kota di Lampung yang sudah terlayani jaringan fiber optic Biznet.

"Latar belakang pelanggan cukup merata semua segmen. Mulai dari perusahaan hingga rumah tangga untuk akses internet di rumah," jelas Ardyan Indradmaja, Regional Manager Teritory Biznet Lampung dalam acara Biznet Media Gathering di Swiss-Belhotel Bandar Lampung, Senin (12/10/2026).

Ardyan menambahkan, ke depan prospek menambah jumlah pelanggan Biznet di Lampung cukup terbuka. Itu juga ditopang kebutuhan internet dan perkembangan gaya hidup digital masyarakat.

  1. 1. Program menarik rayakan ulang tahun ke-26

    ilustrasi ulang tahun (pexels.com/Ami Suhzu)
    ilustrasi ulang tahun (pexels.com/Ami Suhzu)

    Asisten Senior Manager Teritory Biznet Sumatra 2, Piscesco Heyziputra, menjelaskan, menyemarakkan hari jadi ke-26, ada penawaran menarik layanan periode Oktober 2026 ini. Selama Oktober 2026, ada program langganan bandwith 200 Mbps tarifnya Rp250 ribu per bulan tampa ada tambahan biaya apapun untuk pelanggan Biznet Home.

    Ada juga program Biznet Prize Vaganza yang memberikan kesempatan pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet mendapatkan berbagai hadiah menarik. Hadiah mulai dari Biznet exclusive merchandise, Apple Watch, iPad, Playstation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, Macbook Neo, hingga grand prize berupa emas sebesar 10 gram, 25 gram dan 100 gram.

    Pria akrab disapa Cesco ini menambahkan, ditengah persaingan perusahaan penyedia jasa internet Indonesia saat ini, Biznet juga meningkatkan layanan aftersales kepada pelanggan melalui MyBiznet App. Aplikasi itu memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola layanan, mengakses informasi, menikmati berbagai promo, hingga mendapatkan dukungan layanan pelanggan dengan lebih cepat.

    Seiring dengan perkembangan teknologi digital dan AI yang semakin pesat, MyBiznet tidak hanya menjadi aplikasi untuk mengelola layanan, tetapi juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar pelanggan dapat memperoleh informasi dan solusi layanan dengan lebih cepat, responsif, dan personal.

  2. 2. Bangun Biznet AI Center di Bali

    foto data center
    ilustrasi data center (Pexels.com/Brett Sayles)

    Berdasarkan data PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaannya dalam 12 bulan terakhir. Di sisi lain, penetrasi Internet Indonesia juga terus meningkat, mencapai 81,72 persen pada 2026 berdasarkan survei APJII.

    Perubahan ini menunjukkan kebutuhan terhadap konektivitas dan infrastruktur digital terus berkembang, baik dari sisi kapasitas maupun kapabilitas. Ditambah lagi, perkembangan teknologi yang semakin pesat turut meningkatkan kebutuhan terhadap infrastruktur digital andal yang siap menghadapi masa depan.

    Karena itu, Biznet melakukan langkah-langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut, termasuk di antaranya mengoperasikan AI-Ready Data Center dan juga jaringan kabel fiber optic bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS).

    Cesco mengatakan, Biznet AI Center di Bali menjadi AI-Ready Data Center pertama milik Biznet. Pengembangan ini tentu juga merupakan bagian dari upaya Biznet untuk menghadirkan infrastruktur yang dapat mendukung kebutuhan komputasi dan adopsi serta perkembangan ekosistem AI di Indonesia.

  3. 3. AI Center solusi dan fondasi hadapi kesiapan era digital

    Asisten Senior Manager Teritory Biznet Sumatra 2, Piscesco Heyziputra (kiri) dan Ardyan Indradmaja, Regional Manager Teritory Biznet Lampung dalam acara Biznet Media Gathering di Swiss-Belhotel, Senin (12/10/2026). (IDN Times/Martin L Tobing).
    Asisten Senior Manager Teritory Biznet Sumatra 2, Piscesco Heyziputra (kiri) dan Ardyan Indradmaja, Regional Manager Teritory Biznet Lampung dalam acara Biznet Media Gathering di Swiss-Belhotel, Senin (12/10/2026). (IDN Times/Martin L Tobing).

    AI Center merupakan Data Center yang memiliki kapasitas listrik jauh lebih besar sehingga mampu untuk menjalankan server-server AI. Sistem pendingin server-nya juga telah menggunakan pendingin cairan (Liquid Cooling). AI Center milik Biznet juga dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih seperti kapasitas power yang lebih besar hingga 145 kW per rak, teknologi liquid cooling canggih, serta konektivitas yang andal.

    Tidak hanya berfungsi sebagai pusat data, area ini juga mencakup laboratorium pengembangan AI. Infrastruktur ini dibangun sebagai langkah progresif dalam mempersiapkan perkembangan teknologi yang semakin pesat, yang tentunya memiliki kebutuhan komputasi berkapasitas besar.

    "Kehadiran AI-Ready Data Center milik Biznet ini diharapkan dapat menjadi solusi dan fondasi untuk menghadapi kesiapan era digital berbasis kecerdasan buatan, sehingga pelanggan bisa memaksimalkan produktivitasnya," jelas Cesco.

    Di sisi lain, Biznet juga terus memperkuat konektivitas antar pulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS). Itu merupakan jaringan kabel fiber optic bawah laut yang telah Biznet bangun, miliki, dan operasikan sendiri sejak tahun 2024.

  4. 4. Persiapan pembangunan BNCS-2

    Asisten Senior Manager Teritory Biznet Sumatra 2, Piscesco Heyziputra (kiri) dan Ardyan Indradmaja, Regional Manager Teritory Biznet Lampung
    Asisten Senior Manager Teritory Biznet Sumatra 2, Piscesco Heyziputra (kiri) dan Ardyan Indradmaja, Regional Manager Teritory Biznet Lampung dalam acara Biznet Media Gathering di Swiss-Belhotel, Senin (12/10/2026). (IDN Times/Martin L Tobing).

    Untuk melanjutkan perjalanannya dalam mendukung akselerasi pemerataan akses Internet berkualitas di Indonesia, Biznet saat ini juga sedang melakukan persiapan pembangunan jaringan kabel laut yang baru, Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2).

    BNCS-2 akan menghubungkan Pulau Jawa (Surabaya) - Pulau Kalimantan (Banjarmasin) - Pulau Madura (Sumenep) dan Pulau Bali (Buleleng). Pembangunan BNCS-2 ini juga merupakan salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah tersebut.

    “Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” jelas Cesco.

    Saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota/kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi dan Flores, dengan lebih dari 3 juta homepass serta didukung lebih dari 300 kantor cabang.

    Biznet juga memberikan layanan Internet gratis bagi lebih dari 300 Kepala Keluarga (KK) di sekitar area Biznet MarinePOP, sebagai lokasi tempat pendaratan kabel bawah laut milik Biznet, yaitu di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik 2026 ini.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More