Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arus mudik H-3 Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Arus mudik H-3 Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Intinya sih...

  • Lampung tetap jadi tujuan favorit

  • Pembatasan lalu lintas truk sumbu tiga ke atas

  • Dukungan OMC, tambah petugas jaga perlintasan kereta api

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Kementerian Perhubungan memprediksi potensi pergerakan masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah diperkirakan mencapai 143,91 juta orang.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan, potensi pergerakan masyarakat tersebut turun sekitar 1,75 persen dari survei tahun sebelumnya, dengan realisasi dinilai berpotensi lebih tinggi.

"Berdasarkan survei nasional, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan 143,91 juta orang," ujarnya usai Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026).

1. Lampung diperkirakan masih jadi tujuan favorit

Kemacetan di pelabuhan Bakauheni Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Dudy melanjutkan, Provinsi Lampung diperkirakan masih menjadi tujuan favorit dari wilayah Jabodetabek dengan potensi tembus hingga 778 ribu orang. Sementara Pelabuhan Bakauheni diproyeksi melayani sekitar 813 ribu penumpang sebagai pelabuhan asal, dan 2,94 juta penumpang pelabuhan tujuan.

Merujuk prediksi tersebut, Kemenhub bakal menyiapkan 31 ribu unit bus, 829 kapal laut, 3.821 rangkaian kereta api, 392 pesawat, dan 255 kapal penyeberangan secara nasional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

"Di lintas Jawa-Sumatera, disiapkan lima jalur penyeberangan, termasuk Merak-Bakauheni dan rute alternatif Ciwandan serta BBJ Bojonegara," jelasnya.

2. Tegaskan pembatasan lalu lintas truk sumbu tiga ke atas

Menhub, Dudy Purwagandhi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung. (Dok. Pemprov Lampung).

Dudy turut menegaskan, pembatasan truk sumbu tiga ke atas akan diberlakukan tanpa diskresi selama masa angkutan Lebaran. Menurutnya, pengecualian hanya diberikan bagi kendaraan pengangkut BBM, pupuk, bantuan bencana, dan kebutuhan pokok.

"Kami tidak memberikan diskresi untuk sumbu tiga ke atas. Pengalaman sebelumnya menunjukkan pelanggaran bisa berdampak besar pada kemacetan," imbuhnya.

3. Dukungan OMC, tambah petugas jaga perlintasan kereta api

Menhub, Dudy Purwagandhi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung. (Dok. Pemprov Lampung).

Dudy juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana operasi modifikasi cuaca (OMC), guna mengantisipasi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem berpotensi mengganggu pelayaran maupun perjalanan darat.

Sedangkan di sektor perkeretaapian, tercatat 139 perlintasan sebidang di Lampung yang menjadi perhatian khusus. Kemenhub akan menambah 129 petugas penjaga untuk meningkatkan keselamatan selama masa mudik.

"Rakor ini menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, BUMN, serta operator transportasi. Dengan sinergi lintas sektor, pemerintah optimistis penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 khususnya di Lampung dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali," kata Menhub.

Editorial Team