Universitas Lampung (Unila) secara resmi menyerahkan 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu (Dok.Unila)
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Unila. Pemerintah daerah menilai program KKN sebagai ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan ke masyarakat dan ikut mendukung program pengembangan potensi lokal.
Salah satu fokus yang didorong adalah pengembangan produk mocaf sebagai turunan olahan singkong. Ia menjelaskan, saat ini sebagian besar hasil produksi singkong di Lampung masih bergantung pada industri tapioka, sementara kebutuhan industri lain terhadap mocaf terus meningkat.
“Hampir 80 persen produksi singkong di Lampung hanya dimanfaatkan untuk tepung tapioka, padahal ada potensi besar dari produk turunan lain seperti mocaf. Produksi mocaf yang kami dorong bukan industrialisasi besar, tetapi berbasis pemberdayaan masyarakat melalui klaster-klaster lokal,” ujarnya.
Bupati juga berharap mahasiswa mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu menyelesaikan persoalan desa serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Mahasiswa harus menunjukkan bahwa mereka adalah agen perubahan yang cerdas, inovatif, dan peduli terhadap persoalan desa,” tuturnya.