ilustrasi ekspor (IDN Times/Anggun Pusponingrum)
Dari sisi impor, lanjut Sabiel, BPS mencatat nilai impor luar negeri Provinsi Lampung pada November 2025 sebesar US$145,91 juta. Nilai tersebut meningkat sebesar 25,54 persen secara year-on-year dibandingkan November 2024 tercatat sebesar US$116,23 juta.
"Secara kumulatif, nilai impor Provinsi Lampung selama Januari hingga November 2025 mencapai 1,91 miliar dolar. Angka ini mengalami penurunan sebesar 1,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 mencapai US$1,93 miliar," ujarnya.
Lebih lanjut Sabiel mengatakan, pada periode Januari hingga November 2025, tiga negara utama asal impor Provinsi Lampung adalah Nigeria dengan nilai impor sebesar US$354,00 juta atau 18,58 persen dengan komoditas utama bahan bakar mineral. Selanjutnya Amerika Serikat dengan nilai impor sebesar US$277,88 juta atau 14,58 persen dengan komoditas kereta api, trem, dan bagiannya, serta Australia sebesar US$233,06 juta atau 12,23 persen dengan komoditas utama binatang hidup.
Adapun komoditas impor Lampung pada November 2025 didominasi oleh bahan bakar mineral dengan nilai US$789,53 juta atau share 41,43 persen, diikuti gula dan kembang gula sebesar US$183,15 juta atau 9,61 persen, serta binatang hidup sebesar US$180,71 juta atau 9,48 persen.