Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi uang (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi uang (pexels.com/Pixabay)

Intinya sih...

  • Pendapatan XLSMART mencapai Rp10,5 triliun di kuartal kedua 2025, dengan EBITDA sebesar Rp4,97 triliun dan laba bersih Rp313 miliar.

  • XLSMART memiliki lebih dari 209 ribu BTS dan fokus pada peningkatan kualitas jaringan serta pengalaman pelanggan.

  • Modernisasi jaringan dilakukan untuk memperluas kapasitas dan mempersiapkan pemanfaatan teknologi terbaru, sementara jumlah pelanggan XLSMART meningkat menjadi 82,6 juta.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mengumumkan pencapaian kinerja setelah merger (pasca-merger) periode kuartal kedua 2025. Hasilnya, XLSMART tetap berhasl meraih pencapaian kinerja yang positif.

Di kuartal kedua (Q2) 2025 perseroan berhasil meraih total pendapatan sebesar Rp10,5 triliun, meningkat 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Selain itu, EBITDA yang dinormalisasi (Normalized EBITDA) sebesar Rp4,97 triliun dengan normalized EBITDA margin 47 persen, dan laba bersih yang dinormalisasi (Normalized PAT) Rp313 miliar.

Sedangkan kontribusi pendapatan layanan data dan digital pada total pendapatan mencapai lebih dari 91 persen. Secara keseluruhan pendapatan XLSMART di semester pertama 2025 mencapai Rp. 19,1 trlliun.

1. Miliki lebih dari 209 ribu BTS

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat peningkatan trafik penggunaan data di sepanjang masa libur Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H. (Dok. XL Axiata).

Posisi keuangan XLSMART sehat per kuartal kedua 2025, utang kotor tercatat diangka Rp23,1 triliun, dengan rasio gearing net debt to EBITDA (termasuk finance lease) sebesar 3,53x. Utang bersih tercatat sebesar Rp 21,9 triliun. XLSMART tidak memiliki utang berdenominasi USD.

Tercatat, sebesar 78 persen dari pinjaman yang ada saat ini memiliki suku bunga mengambang (floating) dan 22 persen memiliki suku bunga tetap. Free Cash Flow (FCF) berada pada tingkat yang sehat, dengan peningkatan sebesar 35 persen, menjadi Rp6,48 triliun.

Di akhir kuartal kedua 2025, total jumlah BTS XLSMART mencapai lebih dari 209 ribu BTS, meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara trafik layanan di periode ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 43 persen YoY, mencapai 3.817 Petabybes.

XLSMART terus melakukan upaya peningkatan kualitas jaringan dan pengalaman pelanggan. Komitmen memperkuat jaringan dan pengalaman pelanggan tercermin dari pengeluaran belanja modal (Capex) sekitar Rp2,3 triliun hingga kuartal kedua dari total keseluruhan alokasi belanja modal senilai Rp 20 – 25 triliun hingga akhir tahun, termasuk untuk mendukung integrasi jaringan.

2. Kuartal kedua 2025 menjadi tonggak penting bagi XLSMART

Konferensi pers "Perkembangan Proses Merger XL Axiata dan Smartfren" di Jakarta, pada Kamis (17/04/2025) (IDN Times/Misrohatun)

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi mengatakan, kuartal kedua 2025 menjadi tonggak penting bagi XLSMART. Dua setengah bulan setelah proses merger dilakukan, entitas menghadapi tantangan eksternal maupun internal.

"Secara eksternal, industri masih diwarnai kompetisi yang ketat, sementara secara internal, kami perlu memastikan operasional perusahaan tetap solid sehingga layanan kepada pelanggan tetap optimal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (27/8/2025).

Rajeev menambahkan, XLSMART juga terus fokus melakukan konsolidasi dan integrasi di berbagai lini agar kinerja perusahaan tetap berada di jalur yang tepat (on track). Sejumlah pencapaian penting telah terwujud pada kuartal kedua pasca merger, di antaranya terciptanya skala bisnis yang semakin besar, integrasi jaringan yang terus berlangsung sesuai rencana, serta meningkatnya pengalaman pelanggan.

3. Modernisasi jaringan untuk memperluas kapasitas

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat peningkatan trafik penggunaan data di sepanjang masa libur Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H. (Dok. XL Axiata).

Perusahaan juga sedang menjalankan modernisasi jaringan untuk memperluas kapasitas dan mempersiapkan pemanfaatan teknologi terbaru. Dengan jaringan yang lebih luas, kapasitas yang lebih besar, dan strategi multi-brand, XLSMART siap memperkuat posisinya sebagai motor transformasi digital Indonesia.

Hingga akhir kuartal kedua 2025, total jumlah pelanggan XLSMART meningkat mencapai 82,6 juta, dengan ARPU campuran (blended) tetap dikisaran Rp36 ribu. Pencapaian jumlah pelanggan serta ARPU campuran sejumlah tersebut merupakan hasil konsolidasi pasca merger yang sudah selesai dilakukan.

Dari sisi beban biaya operasional, terjadi peningkatan biaya sebagai imbas dari proses merger yang dilakukan. Untuk beban biaya terkait penjualan dan pemasaran berhasil ditekan dan dioptimalkan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan penerapan strategi digitalisasi.

Sementara itu untuk beberapa komponen biaya lainnya mengalami kenaikan YoY, seperti biaya infrastruktur, biaya interkoneksi dan pengeluaran langsung lainnya, termasuk pula beban biaya regulatory. Secara keseluruhan, beban biaya operasional di kuartal kedua ini mengalami peningkatan sejalan dengan munculnya biaya-biaya yang terkait langsung dengan merger menjadi entitas baru XLSMART.

4. Percepatan adopsi digital interaksi dengan pelanggan

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menghadirkan promo menarik bagi pelanggan XL dan AXIS. (Dok. XL Axiata).

Di kuartal kedua 2025 pasca merger ini, juga menjadi momentum untuk mendorong percepatan adopsi digital dalam interaksi dengan pelanggan untuk penyediaan dan pembelian produk layanan XL, AXIS dan Smartfren. Ketiga aplikasi ini terus menunjukkan tren pertumbuhan pengguna yang signifikan.

Ketiga aplikasi telah memberikan hasil yang sangat kuat di kuartal kedua ini. Tercatat lebih dari 41,4 juta pelanggan yang aktif menggunakan MyXL, AXISNet dan mySmartfren, dengan pertumbuhan Monthly Active User (MAU) mencapai 29 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Selama dua tahun terakhir, MYXL, AXISNet dan mySmartfren mengalami pertumbuhan kontribusi pendapatan sebesar 18 persen.

5. Integrasi dan konsolidasi terus berjalan sesuai rencana

PT XLSmart telah resmi berdiri sebagai entitas telekomunikasi terpadu (Dok. Istimewa)

Secara keseluruhan selama kuartal kedua 2025 ini, XLSMART telah berhasil meraih pencapaian yang progresif sebagai upaya menciptakan value dari konsolidasi yang dilakukan pasca merger, yang meliputi aspek teknologi, komersial serta sumber daya manusia (people).

Dari sisi Teknologi, XLSMART berhasil melakukan ekpansi jaringan dengan cepat melalui inisiatif National Roaming dan MOCN. Itu membuka keterhubungan dan konektifitas jaringan legacy XL dan Smartfren. Sehingga jangkauan jaringan dan layanan XLSMART yang bisa dinikmati oleh pelanggan dan masyarakat menjadi semakin luas (terdapat tambahan sekitar 156 kota/area di Indonesia yang bisa diakses pengguna Smartfren).

Selain itu, mengintegrasikan pengelolaan jaringan dan Network Operating Center (NOC), yang memungkinkan pengelolaan jaringan semakin efisien, serta konsolidasi mitra yang mendukung dalam pengelolaan operasional jaringan, dimana XLSMART didukung oleh ZTE dan Huawei.

Editorial Team