Bandar Lampung, IDN Times – Perekonomian Lampung menunjukkan ketahanan luar biasa hingga akhir Maret 2025. Di tengah tekanan eksternal seperti proteksionisme Amerika Serikat dan penurunan harga komoditas ekspor unggulan (CPO, kopi, dan batu bara), Lampung justru mencatatkan kinerja yang solid.
“Lampung berhasil mempertahankan surplus neraca perdagangan sebesar USD 234,31 juta hingga Februari 2025,” ujar Muhammad Dody Fachrudin, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Lampung, Kamis (8/5/2025).