ilustrasi modal(unsplash.com/@mufidpwt)
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan, pendampingan usaha UMKM tidak sekadar berfokus pemberian modal.
Menurutnya, Marimar Snack menjadi contoh nyata bagaimana pendampingan yang berkelanjutan mampu mengubah usaha rumahan menjadi usaha yang berdaya saing. Dari bekerja sendiri hingga mampu memberdayakan lima orang, dari pemasaran di warung hingga masuk ke toko modern.
"Inilah dampak yang ingin terus kami hadirkan melalui program pemberdayaan,” jelas Rusminto.
Sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pemberdayaan Marimar Snack turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penciptaan lapangan kerja.
Selain itu, Tujuan 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan perempuan, dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan UMKM lokal. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM binaan agar semakin mandiri dan berdaya saing.