Bandar Lampung, IDN Times - Membuat komunitas lingkungan secara volunteer dan mempertahankannya hingga saat ini memang tidak mudah. Apalagi di tengah kesibukan tugas kuliah saat itu, beberapa milenial dari Fakultas Hukum Universitas Lampung malah terjun ke lapang untuk membersihkan lingkungan.
Komunitas berbasis lingkungan dan sosial ini bernama Lampung Sweeping Community (LSC). Berawal dari sebuah projek himpunan mahasiswa, akhirnya mahasiswa-mahasiswa ini membangun komunitas pakem dan telah berjalan hingga 5 tahun lamanya.
Co Founder LSC, Orima Melati Davey menceritakan awalnya LSC merupakan sebuah projek dari 5 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung pada 2019 lalu. Kelima mahasiswa dari berbagai angkatan ini membuat projek sweeping atau membersihkan area laut di Pesisir Bandar Lampung.
“Waktu itu gak disangka antusiasmenya tinggi. Di projek pertama itu ada 800 orang yang daftar jadi volunteer. Sampai kita buat dua kali projek waktu itu,” katanya kepada IDN Times, Rabu (8/2/2023).