Lampung Selatan, IDN Times - Petani padi salah satu tulang punggung ketahanan pangan di republik ini. Tapi di sisi lain, mereka juga memiliki tantangan seperti biaya tinggi saat proses tanam dan sebagainya.
Seperti cerita Suparmin, Ketua Kelompok Tani Tunas Baru di Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan. Ia bersama para petani lainnya sebelumnya hanya dapat memanen padi satu kali setahun.
Alasannya, biaya operasional tinggi akibat penggunaan genset untuk menyuplai air ke sawah mereka. Namun, berkat bantuan sumur bor dari PLN Peduli diberikan sekitar tiga tahun lalu, kini mereka dapat memanen padi dua kali dalam setahun.