Pernahkah kamu merasa terjebak dalam pola pikir yang sama, seolah-olah ada tembok tak terlihat yang membatasi cara pandangmu terhadap dunia? Liminal thinking atau berpikir di ambang batas adalah kemampuan untuk melihat melampaui batasan keyakinan yang dimiliki dan membuka pintu menuju perspektif baru.
Seperti berdiri di ambang pintu, kita bisa memilih untuk tetap di zona nyaman atau melangkah ke teritorial baru yang penuh kemungkinan. Di tengah kehidupan yang serba cepat ini, kita sering terjebak dalam autopilot mental, menggunakan filter dan asumsi lama untuk menginterpretasi realitas baru.
Padahal, mempraktikkan liminal thinking, kita bisa membongkar tembok-tembok mental itu dan menemukan solusi kreatif yang gak pernah terpikirkan sebelumnya. Yuk, kenali lima kebiasaan liminal thinking bisa membantumu membuka mindset dan melihat dunia dengan cara yang sama sekali berbeda!